Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI soul R&B pemenang Grammy, D’Angelo, meninggal dunia akibat kanker pankreas, dikutip Media Indonesia dari TMZ pada Rabu (15/10) dini hari. D’Angelo meninggal pada usia 51 tahun.
Penyanyi-penulis lagu Brown Sugar ini meninggal pada Selasa pagi waktu Amerika Serikat, menurut sumber yang terhubung dengan keluarganya dan mantan manajernya, Kedar Massenberg. Meskipun D’Angelo tidak mengumumkan secara terbuka tentang perjuangannya melawan kanker, ia sebenarnya telah menjalani perawatan selama beberapa bulan.
Semasa kariernya, D’Angelo juga telah berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Jay-Z, Snoop Dogg, dan Q-Tip. Namanya meroket di kancah musik pada 1995 dengan album debut solonya, Brown Sugar.
D’Angelo memenangkan empat Grammy, termasuk Album R&B Terbaik untuk Voodoo pada 2001 dan Black Messiah tahun 2016. Ia juga memenangkan Lagu R&B Terbaik tahun 2016 untuk Really Love dan Penampilan Vokal R&B Pria Terbaik untuk Untitled (How Does It Feel).
Lagu How Does It Feel meninggalkan banyak kesan untuk para pendengar. Termasuk berkat video musiknya yang ikonik. Video musik How Does It Feel menampilkan D’Angelo sendirian di depan latar belakang hitam kosong, yang tampak sepenuhnya telanjang.
Tahun lalu, Raphael Saadiq mengatakan kepada podcast Rolling Stone Music Now bahwa D’Angelo sedang mengerjakan perilisan album baru. “Dia bersemangat... Dia sedang mengerjakan enam lagu saat ini dan dia tampak super antusias.”
D’Angelo meninggalkan dua putra dan satu putri. Ibu dari putra pertamanya adalah penyanyi Angie Stone, yang meninggal secara tragis tahun ini dalam kecelakaan mobil. (Z-2)
Mengenang karier D’Angelo, pelopor neo-soul yang mengubah wajah R&B lewat album legendaris Brown Sugar, Voodoo, dan Black Messiah.
Penyanyi legendaris D’Angelo, pelopor musik neo-soul dan pemenang Grammy, meninggal dunia di usia 51 tahun setelah berjuang melawan kanker.
Investigasi terbaru mengungkap fitur AI Overviews Google memberikan informasi kesehatan yang tidak akurat dan berbahaya bagi pasien kanker hingga penyakit hati.
Tes darah Galleri yang dikembangkan perusahaan AS, Grail, berhasil mendeteksi lebih dari 50 jenis kanker dalam uji klinis di Amerika Utara.
Kanker pankreas dikenal sebagai salah satu jenis kanker paling mematikan, dengan tingkat deteksi dini yang rendah dan prognosis yang suram
Para peneliti dari Oregon Health & Science University (OHSU) mengembangkan tes darah berbiaya rendah, PAC-MANN, yang diklaim dapat mendeteksi kanker pankreas di tahap awal.
Hari Kanker Pankreas Sedunia diperingati setiap tahun, tepatnya pada hari Kamis ketiga bulan November. Tahun ini, Hari Kanker Pankreas jatuh pada tanggal 21 November.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved