Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGGUNG Grammy Awards 2026 berubah menjadi perayaan musik soul yang mendalam saat segmen In Memoriam memberikan penghormatan khusus bagi dua ikon besar, D’Angelo dan Roberta Flack. Dikurasi langsung Lauryn Hill, rangkaian pertunjukan ini menyuguhkan kolaborasi bertabur bintang yang memukau penonton di Crypto.com Arena.
Penghormatan untuk D’Angelo berlangsung sangat emosional. D'Angelo ialah pionir genre neo-soul yang wafat secara mengejutkan akibat kanker tahun lalu pada usia 51 tahun.
Hill membuka segmen ini dengan membawakan lagu duet mereka, "Nothing Even Matters". Panggung semakin memanas dengan penampilan Lucky Daye lewat "Brown Sugar", disusul duet Raphael Saadiq dan Anthony Hamilton dalam lagu "Lady". Rangkaian tribut ini ditutup dengan aksi Bilal yang membawakan "Untitled (How Does It Feel)" serta Jon Batiste lewat lagu "Africa".
Segmen kedua didedikasikan untuk legenda vokal Roberta Flack, yang berpulang pada Februari lalu di usia 88 tahun. Lauryn Hill dan Jon Batiste membuka penghormatan ini dengan lagu abadi "First Time Ever I Saw Your Face".
Suasana semakin meriah saat Lalah Hathaway dan October London membawakan "Closer I Get to You", diikuti penampilan John Legend dan Chaka Khan melalui "Where Is the Love?". Hill kemudian kembali ke panggung untuk menyanyikan "Feel Like Makin’ Love", sebuah lagu milik Flack yang juga pernah dipopulerkan kembali oleh D’Angelo semasa hidupnya.
Puncak dari segmen In Memoriam terjadi saat Lauryn Hill memberikan kejutan dengan menghadirkan rekan satu grupnya di Fugees, Wyclef Jean. Keduanya bersatu kembali untuk membawakan lagu ikonik "Killing Me Softly with His Song".
Lagu tersebut memiliki sejarah panjang bagi keduanya; versi aslinya melambungkan nama Roberta Flack pada awal 70-an, sebelum akhirnya mendapatkan napas baru melalui cover fenomenal Fugees pada 1996. Penampilan yang bertransisi menjadi versi hip-hop khas Fugees ini sukses membuat seluruh hadirin berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah sebagai penutup yang megah.
D’Angelo dan Roberta Flack mungkin telah tiada, namun pengaruh mereka tetap terasa kuat. D’Angelo dikenal sebagai sosok jenius yang tertutup namun sangat berpengaruh bagi generasi musisi masa kini, sementara Flack adalah vokalis terlatih secara klasik yang mendominasi tangga lagu pop dan R&B selama puluhan tahun. Melalui tangan dingin Lauryn Hill, malam Grammy 2026 berhasil mengabadikan warisan mereka dengan penuh rasa hormat. (Variety/Z-2)
Mengenang karier D’Angelo, pelopor neo-soul yang mengubah wajah R&B lewat album legendaris Brown Sugar, Voodoo, dan Black Messiah.
Penyanyi legendaris D’Angelo, pelopor musik neo-soul dan pemenang Grammy, meninggal dunia di usia 51 tahun setelah berjuang melawan kanker.
Penyanyi soul R&B legendaris D’Angelo meninggal dunia di usia 51 tahun akibat kanker pankreas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved