Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK pertama kalinya, Uya Kuya kembali menapaki rumah pribadinya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, yang sempat dijarah massa. Bersama sang istri, Astrid, pria berusia 50 tahun itu memperlihatkan kondisi rumahnya melalui kanal Youtube pribadinya, Selasa (30/9).
Ia sempat berhenti sejenak saat membaca coretan di dinding yang ikut menyeret nama keluarganya.
"Kata-kata ini sih gue gak setuju. '(sensor) buat lo dan keluarga lo Uya Kuya!' Nah, ini silakan maki-maki saya, kalian mau fitnah apa pun, mau marah, tapi jangan hina keluarga saya, jangan hina anak-anak saya," ucap Uya.
"Saya saja sasaran kalian. Apa salah anak-anak saya? Apa salah istri saya?" sambungnya.
Ia pun menyusuri tiap sudut ruangan rumah. Rasa pedih kian bertambah karena barang-barang milik mertua, karyawan, hingga anak-anaknya turut lenyap dijarah.
Rasa kehilangan makin terasa ketika dirinya memasuki kamar Nino dan Cinta. Uya mengenang bagaimana sejak masih SD dan SMP, kedua anaknya sudah menggunakan hasil tabungan pribadi dari syuting untuk membeli barang-barang kesukaan mereka.
"Rumah ini dibangun sebagian uang Cinta. Kalau saya dan Astrid barang-barang saya sudahlah, saya pikirkan barang-barang mertua saya, karyawan saya, keponakan-keponakan saya," ujarnya.
Uya menegaskan bahwa harta benda yang ikut hilang merupakan milik anak-anaknya, yang sejak kecil sudah menghasilkan sendiri lewat dunia hiburan. Ia juga menekankan rumah tersebut telah rampung jauh sebelum dirinya menjadi anggota DPR.
Lewat sambungan video, Uya dan Astrid menunjukkan kondisi kamar pribadi kepada Nino dan Cinta yang kini tinggal di Amerika Serikat (AS).
Saat menghubungi Cinta, Uya dan Astrid menunjukkan kondisi kamarnya yang luluh lantak.
"Ya aku sih sedih, ya aku ikhlas saja. Semua barang-barang aku aku beli pakai uang aku sendiri. Aku masih ingat... cosplay aku di sana, banyak lebih kekoleksi aku yang aku beli dari tabungan aku. Yang penting aku di sini mikirin mama papa. Mama papa kuat," ucap Cinta.
Astrid pun ikut menenangkan putrinya. "Kakak jangan nangis ya. Maafin Papa, Mama ya," tutur Astrid yang menangis.
Kasus penjarahan di rumah Uya Kuya menjadi sorotan publik setelah kediamannya diserbu massa. Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan rumah Uya Kuya di kawasan Jakarta Timur didatangi massa, Sabtu (30/8) malam.
Massa merobohkan pagar rumah Uya Kuya, lalu langsung menerobos masuk hingga ke lantai dua untuk menjarah rumah tersebut. (Z-1)
Temukan panduan lengkap tentang rumah. Mulai dari definisi, fungsi vital, ragam gaya arsitektur, hingga tips cerdas membeli hunian impian Anda di sini.
Temukan panduan lengkap mengenai rumah, mulai dari fungsi, tren desain terkini, hingga tips cerdas membeli hunian impian bagi keluarga Anda di sini.
Penggunaan material yang tepat sejak awal, seperti perpipaan yang tahan lama dan sanitary berkualitas, justru membantu memangkas biaya jangka panjang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa kesulitan untuk memiliki rumah menjadi salah satu alasan anak muda di kota takut menikah.
Rumah dan lingkungan yang terdampak banjir harus segera dibersihkan agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan kuman dan jamur yang dapat memicu munculnya masalah kesehatan dan penyakit.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
MKD memutuskan keduanya tidak terbukti melanggar kode etik DPR RI sehingga Adies Kadir dan Uya Kuya bisa kembali bertugas normal sebagai anggota DPR RI aktif mulai hari ini.
Polres Metro Jakarta Timur menetapkan 12 orang sebagai tersangka terkait kasus penjarahan rumah Anggota Komisi IX DPR nonaktif, Surya Utama atau Uya Kuya.
Polres Metro Jakarta Timur menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus penjarahan rumah Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau Uya Kuya.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya menceritakan pengalaman saat rumahnya dijarah oleh massa saat aksi unjuk rasa berujung kerusuhan beberapa waktu lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved