Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Kanada keturunan Indonesia Jordan Astra telah merilis single barunya yang bernuansa soulful dan penuh groove berjudul Famous.
Ia juga mengumumkan bagian ketiga dari trilogi musiknya Time Will Tell, yang akan dirilis pada 19 September lewat Mind of a Genius Records.
Single Famous lahir di hari terakhir sesi songwriting camp yang Astra ikuti di Limoux, Prancis di sebuah ruangan dengan sebuah piano Steinway, drum vintage, dan sejumlah gitar.
Dengan latar khas perdesaan Prancis yang penuh dengan perbukitan indah beserta kandang kuda dan gudang anggur, lokasi Astra mengikuti songwriting camp tersebut menjadi tempat paling sempurna untuk menciptakan karya yang serba raw, soulful, dan jujur.
Single Famous bukan sekadar lagu, namun sebuah perasan. Lagu ini tidak berbicara tentang menjadi terkenal seperti judulnya, namun usaha kita mengabadikan sebuah momen. Lagu ini adalah sebuah perayaan sebuah tempat dan waktu, serta sebuah pengingat untuk selalu menghargai tiap momen istimewa dalam hidup.
"Aku ingin mengabadikan perasaan yang hadir selama satu minggu yang aku habiskan di selatan Prancis. Sesuatu yang fresh, soulful, dan membebaskan. Aku terinspirasi Beautiful dari Pharrell, funk uptempo ala Jamiroquai dan rasa R&B Anderson .Paak. Aku memproduseri Famous dengan Joris dan Doane. Sisi produksi lagunya direkam dalam satu hari termasuk demo vokalnya yang tidak pernah direkam ulang agar energi yang kami rasakan di hari itu tetap terjaga," ungkap Astra.
Sebentar lagi proyek musik Astra, Time Will Tell, akan segera dirilis. Sebuah EP yang kental dengan rasa R&B, funk yang penuh semangat, dan sentuhan pop yang menawan, Time Will Tell mengambil inspirasi dari musisi-musisi seperti Pharrell Williams, Bruno Mars, dan Jamiroquai.
Lagu-lagu terbaru Astra seperti Famous, Honey, dan Driving Me Wild menjadi soundtrack penuh nuansa kebahagiaan dan kehangatan dengan orang-orang yang kita cintai.
Astra adalah seorang ahli dalam hal membuat lagu-lagu penuh groove, lengkap dengan aksi panggung yang menawan. Semuanya berkat kedisiplinan diri dan mantra "semakin diasah, semakin tajam". Filosofi tersebut membawa musiknya dari kamar asrama kampusnya ke panggung-panggung besar di berbagai belahan dunia.
Astra masuk ke daftar NXNE Top 40 Artists to Watch 2022 dan saat ini Jakarta duduk di posisi ke-3 dalam daftar kota-kota di dunia yang paling sering memainkan musiknya.
Kesuksesan Astra jauh dari kata instant. Ia memulai karier solonya pada 2018 setelah sukses merilis sejumlah lagu kolaborasi. Ia bergerak dengan penuh makna seraya ia terus bereksperimen dan mengasah musiknya yang selalu siap menggoyang lantai dansa.
EP 2023-nya, Man From East, merangkum kisah-kisah Astra pulang kembali ke Kanada setelah ia menghabiskan delapan tahun di Australia. EP Far Deeper, yang ia rilis pada 2024 membahas ketidaktahuan dalam hidup yang penuh misteri dan banyak kesempatan.
Kedua EP tersebut akan ditutup dengan Time Will Tell yang dijanjikan menjadi proyek musik paling ambisius, berwarna, dan groovy dari Astra.
Musik Astra membawa kita ke sebuah adegan film yang seakan nyata. Ia tidak hanya menulis lagu, namun ia membangun semesta di mana ritme musik berkuasa dan optimisme menjadi nyawa. Lewat Time Will Tell, Astra membuktikan bahwa kegigihan selalu membawa kekuatan. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved