Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
REALITY Club bersiap melahirkan single baru berjudul 'You’ll Find Lovers Like You and Me' pada Jumat (27/6). Bercerita tentang perenungan dari kisah masa lalu, lagu itu ditulis langsung oleh gitaris mereka Faiz NovascoGa.
Perilisan You’ll Find Lovers Like You and Me merupakan bagian dari perjalanan grup band yang berisikan vokalis dan gitaris Faiz, vokalis Fathia IzzaG, drumer, Era PaGgo dan basis Nugi Wicaksono, menuju album keempat mereka yang kemungkinan akan keluar pada tahun ini.
"You’ll Find Lovers Like You and Me adalah lagu melankolis yang merenungi sifat hubungan asmara setelah berakhir. Walau se-spesial apapun suatu hubungan yang berakhir, suatu hari kita akan menemukan cinta yang baru dan begitu juga dengan mantan pasangan. Renungan ini adalah hal baik sekaligus buruk, karena di satu sisi kita akan menemukan cinta lagi walau sesakit itu. Di sisi lain, apakah itu berarti hubungan yang kemarin gak seistmewa itu?” kata Faiz dalam keterangan pers, Kamis (26/6).
Ada cerita menarik dibalik lagu itu, yang mana itu adalah salah satu lagu yang muncul saat Reality Club menggodok materi di Ubud, Bali pada Mei 2024 dan langsung digemari oleh beberapa personel. Lucunya, Faiz pada awalnya kurang yakin dengan lagu ini karena cukup simpel.
Lagu ini selanjutnya bagai mendapatkan nyawa baru ketika Reality Club menghidupkannya di sesi rekaman yang berlangsung pada Maret 2025 di Tree Recording Studio, Bangkok, Thailand bersama produser Brad Oberhofer dan Wisnu Ikhsantama yang juga menggarap single 'Quick! Love!'.
“Lagu ini terinspirasi dari saat pudarnya hubungan yang sempat saya jalani. Saya membayangkan lagi ngedate dengan pasangan dan berusaha senang namun sudah bisa merasakan akhir dari hubungan itu. Beberapa adegan film Eternal Sunshine of the Spotless Mind turut menginspirasi," terang Faiz.
Selain keempat anggota Reality Club, rekaman “You’ll Find Lovers Like You and Me” juga menampilkan kontribusi dari Gerry Roithart pada gitar elektrik dan akustik, Upi Maajid pada synthesizer, serta Brad Oberhofer pada synthesizer dan theremin. Hasilnya adalah lagu yang terasa membuai sekaligus mematahkan hati.
Secara keseluruhan, “You’ll Find Lovers Like You and Me” adalah pelengkap yang serasi bagi “Quick! Love! dari segi tema dan suasasanya yang kontras, serta akan mudah beresonansi dengan pendengar yang sedang melalui patah hati.
“Mudah-mudahan pendengar bisa merasakan kesenduan di lagu ini serta memahami apa yang sempat saya renungkan. Saya masih belum paham arti dari semua yang terjadi itu, tapi saya yakin bahwa setidaknya kita akan menemukan cinta lagi setelah patah hati, jadi tetaplah semangat dan tetap curahkan segalanya ke hubungan-hubungan kita," tukas Faiz. (Rif/M-3)
DI penghujung tahun 2025, Petrus Mahendra atau Mahen kembali menelurkan karya terbaru setelah sebelumnya meluncurkan mini album bertajuk Setelah kau Pergi.
Momen 30 Desember dipilih sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan duka di masa lalu dan bangkit dalam lembaran baru.
DALAM momentum Hari Guru Nasional, Big Records Asia menghadirkan karya reflektif melalui perilisan single terbaru dari band alternatif asal Bandung, Twonda, berjudul Terima Kasih.
Bukan sekadar ajang rilis lagu, tapi pernyataan diri bahwa band asal Purwakarta ini siap berdiri sejajar di kancah musik nasional.
Lagu ini merupakan karya cipta Titi DJ sendiri.
Akhir Februari lalu, Media Indonesia bertanya kepada Rhoma Irama di Studio Soneta, Depok. Pertanyaan itu seputar lagu baru si Raja Dangdut yang selalu dinanti para penggemar.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved