Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM musik mingguan Main-Main di Cipete kembali menyuguhkan malam penuh warna dalam episode ke-17 yang digelar pada Senin (23/6), di Casatopia Cafe, Cipete, Jakarta Selatan.
Dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Nurgi Ceper, acara ini kembali menjadi ruang ekspresi bagi musisi muda dan independen untuk menampilkan karya-karya orisinal mereka secara langsung.
Malam dibuka dengan penampilan Naomi Olivia, solois muda yang tengah mencuri perhatian lewat album debutnya, Pertanyaan. Dengan lagu-lagu seperti Mimpi, Berubah, dan Musim Semi.
Dalam penampilannya malam itu, Naomi Olivia menghadirkan suasana intim dan reflektif yang langsung mengikat perhatian penonton.
Grup band Rangkai kemudian mengambil alih panggung dengan energi khas mereka. Membawakan materi dari album Pekik Hening di Lantang Angan, mereka menyuguhkan lagu-lagu seperti Api, Puan Kau Beri Nyawa, Mesra Tanpa Kata, hingga nomor populer Selam Hati Sulam Diri.
Aransemen eksperimental menggunakan alat musik asal Jawa Tengah, yang berpadu dengan lirik puitis menjadi kekuatan utama penampilan mereka malam itu.
Sorotan lain datang dari Jingga Arshabidari, penyanyi solo muda yang telah merilis dua single bertajuk Samar dan Seharusnya. Dengan suara lembut dan pembawaan yang tulus, Jingga menciptakan suasana hangat dan personal di tengah keramaian.
Kehadirannya malam itu menjadi panggung pertama bagi Jingga untuk memperdengarkan lagu-lagu karyanya secara live.
Sebagai penutup, Lucy band—unit musik asal Timur Jakarta yang dikenal dengan warna britpop-nya—mengguncang panggung dengan deretan lagu milik mereka, termasuk single terbaru Aksara. Penampilan mereka menjadi klimaks yang enerjik dan menyenangkan untuk menutup malam.
Main-Main di Cipete merupakan inisiatif dari Reallist Management yang digagas Eno Suratno Wongsodimedjo. Acara ini digelar rutin setiap Senin malam di Casatopia Cafe dan terbuka gratis untuk umum.
Sejak awal, program ini telah menjadi ruang penting bagi regenerasi musisi muda di Indonesia, menghadirkan puluhan penampil dari berbagai kota dan genre. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Satu nomor andalan yang ditawarkan dalam album Pekik Heing di Lantang Angan yaitu Selam Hati Sulam Diri, sebuah lagu hasil kolaborasi Rangkai dengan Endah Widiastuti, vokalis Endah N Rhesa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved