Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Satu lagi film horor berjudul Godaan Setan yang Terkutuk siap menghantui layar lebar Indonesia. Film horor garapan sutradara Fahmy J. Saad ini mengangkat tema godaan iblis dan ujian iman dalam keluarga,
Dibintangi oleh Donny Alamsyah, Poppy Sovia, Azela Putri, Aline Fauziah, Claresta Taufan, Jefan Nathanio, dan Aden Bajaj, film ini menyuguhkan teror yang tidak hanya mengandalkan elemen menyeramkan, tetapi juga refleksi mendalam tentang peran iman dan ketahanan batin sebuah keluarga.
Kisah dalam film ini berpusat pada sosok Ustadz Ahmad (Donny Alamsyah), seorang peruqyah yang menghadapi tantangan berat ketika keluarganya sendiri diterpa gangguan spiritual.
Dalam trailer berdurasi 1 menit 40 detik yang dirilis di YouTube Sinergi Pictures, Ustadz Ahmad digambarkan menyampaikan ceramah tentang strategi iblis yang kerap menyasar ibu sebagai titik lemah keluarga.
Bahkan dalam poster resmi film ini juga menampilkan kalimat yang mencuri perhatian: "Jika kau ingin merusak sebuah keluarga, rusaklah dulu ibunya." Sebuah pesan yang mencerminkan inti dari konflik dalam film ini—bagaimana godaan tak kasatmata bisa memecah keutuhan keluarga dari dalam.
"Saya tertarik karena film ini memberikan ruang untuk mengeksplorasi peran seorang kepala keluarga yang berjuang melawan godaan spiritual. Ini tantangan menarik buat saya sebagai aktor," kata Donny
Sementara Poppy Sovia, yang memerankan istri Ustadz Ahmad, juga mengaku merasa dekat dengan karakter yang ia mainkan.
"Sebagai ibu, saya langsung terhubung dengan cerita ini. Bukan sekadar horor, film ini menyuarakan realita yang dihadapi banyak keluarga," katanya.
Film Godaan Setan yang Terkutuk diharapkan dapat menawarkan pendekatan baru dalam genre horor Tanah Air.
"Kami ingin menghadirkan horor yang mengganggu pikiran dan menyentuh sisi emosional, bukan hanya menakut-nakuti lewat jumpscare," tutur Produser Phillip Lesmana .
Dengan pendekatan spiritual yang kuat dan cerita yang menyentuh isu-isu keluarga, Godaan Setan yang Terkutuk diharapkan bisa memberi warna baru bagi dunia perfilman horor Indonesia. Film ini akan hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Mei 2025.
Sepanjang 2025 sempat muncul kekhawatiran minat penonton akan menurun terutama karena persaingan padat dan jadwal terbatas.
Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo resmi tayang di bioskop mulai hari ini, Kamis (15/1). Di tengah maraknya film horor Indonesia dengan adegan ekstrem.
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
Kostum Buto Ijo dibuat seluruh badan (full body) dan dilapisi prostetik di hampir seluruh tubuh sang aktor.
Film horor Sinners karya Ryan Coogler menorehkan sejarah dengan memenangkan Cinematic and Box Office Achievement di Golden Globe Awards ke-83.
Produser dan penulis naskah suka membuat film dari creature-creature atau demit-demit Indonesia yang belum pernah diadaptasi ke film, seperti tuyul, lampir, dan kini buto ijo
Dalam film horor Sosok Ketiga: Lintrik, yang akan tayang di bioskop pada 6 November 2025, Atiqah berperan sebagai Mbah Ayu, seorang dukun lintrik.
HITMAKER Studios kembali menghadirkan karya terbaru film horror berjudul Getih Ireng. Film ini mengusung cerita yang diangkat dari thread di media sosial X (dulu Twitter) dari akun @JeroPoint.
Netflix rilis trailer terbaru Frankenstein karya Guillermo del Toro. Film debut di festival besar dan diprediksi jadi kandidat Oscar.
BAGAIMANA rasanya terjebak di sebuah rest area misterius dan mendapatkan teror bertubi-tubi dari hantu kresek sepanjang malam? Teror itu dihadirkan dalam film horor baru Rest Area
Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat diadaptasi dari podcast viral Lentera Malam berjudul Belenggu Jin Kafir.
Film ini diadaptasi dari thread viral Kelanara Studio di Twitter/X berjudul Kosan Berdarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved