Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SIA merekam ulang lagu Solsbury Hill (1977) milik Peter Gabriel, yang menjadi bagian dari kampanye baru Humane World for Animals yang bertujuan mengakhiri kekejaman terhadap hewan di seluruh dunia.
"Peter Gabriel adalah salah satu pahlawan musik saya, dan lagu ini benar-benar terasa magis. Bisa menyanyikannya untuk tujuan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," kata Sia kepada PEOPLE secara eksklusif tentang versinya dalam iklan layanan masyarakat (PSA). "Liriknya begitu indah. Ini adalah sebuah mahakarya."
"Lagu ini adalah perpaduan sempurna antara emosi dan harapan, serta menjadi latar yang ideal untuk kampanye iklan baru organisasi ini. Bagian chorusnya benar-benar menangkap kebahagiaan dan kebebasan yang dirasakan hewan saat mereka diselamatkan. Rasanya seperti pulang ke rumah. Lagu ini adalah himne yang sempurna untuk pekerjaan luar biasa yang dilakukan Humane World for Animals setiap hari. Saya benar-benar berharap video dan versi baru Solsbury Hill ini bisa menyentuh hati generasi baru pendengar, karena bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan bagi hewan-hewan yang paling membutuhkan kita," imbuhnya.
Seluruh hasil dari lagu ini akan langsung disalurkan ke Humane World for Animals. Penyanyi Cheap Thrills ini dikenal sebagai aktivis yang peduli terhadap kesejahteraan hewan dan saat ini memiliki lima anjing adopsi: Lentil, Pantera, Cereal, Dingus, dan Oogie.
"Perjalanan saya dalam advokasi perlindungan hewan dimulai setelah menonton sebuah dokumenter yang menangkap kehidupan orang-orang di seluruh dunia selama 24 jam. Di tengah film itu, saya melihat sesuatu yang begitu brutal dilakukan pada seekor hewan, hingga saya tidak bisa tidur selama dua minggu. Saat itu, saya merasa hidup saya berubah selamanya," ujarnya.
"Saya tahu saya harus mendedikasikan hidup saya untuk tujuan ini. Mungkin, sebagai seseorang yang tumbuh dengan perasaan tidak memiliki suara, saya selalu merasakan keterikatan yang mendalam dengan hewan dan memiliki hasrat kuat untuk membela mereka, karena mereka tidak bisa berbicara untuk diri mereka sendiri."
Kini, perubahan nama organisasi nirlaba ini menandai babak baru bagi Humane World for Animals.
"Sejak didirikan pada tahun 1954, kami terus memperluas cakupan kerja kami untuk membantu hewan dan memaksimalkan dampak yang kami berikan," kata Kitty Block, presiden dan CEO Humane World for Animals, dalam sebuah pernyataan.
"Langkah penting ini memastikan bahwa misi dan visi global kami untuk hewan dapat dipahami dengan jelas. Nama baru kami lebih efektif dalam menyampaikan kerja yang kami lakukan untuk mengatasi berbagai bentuk kekejaman dan penderitaan—mulai dari peternakan massal, perdagangan bulu, dan pengujian pada hewan, hingga perburuan trofi, pabrik anjing (puppy mills), serta penyelamatan hewan dari bencana dan kasus kekejaman berskala besar." (People/Z-3)
stres oksidatif memicu berbagai penyakit pada hewan yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan pada tubuh
Kesejahteraan hewan adalah bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Jakarta berkomitmen menjadi kota yang ramah terhadap semua makhluk hidup.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Kesejahteraan hewan (animal welfare) semakin menjadi isu global karena implikasinya terhadap etika, lingkungan, kesehatan publik, hingga ekonomi.
Para peneliti sudah lama memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat menimbulkan ancaman bagi pika di bagian barat Amerika.
Bumi menyimpan berbagai hewan dengan bentuk dan perilaku yang begitu unik hingga sulit dipercaya bahwa mereka benar-benar ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved