Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia menanggapi dugaan pelanggaran hak cipta atas lagu terbaru band Radja berjudul Apa Sih. Lagu ini diduga banyak pihak menjiplak lagu APT milik Bruno Mars dan Rosé Blackpink, yang menyebabkan dihapusnya lagu tersebut dari platform Spotify.
Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI Agung Damarsasongko menegaskan setiap penggunaan komersial atas karya cipta tanpa izin dari pencipta atau pemegang hak cipta memiliki konsekuensi hukum yang serius. Ia menjelaskan, hak cipta adalah hak eksklusif pencipta atau pemegang hak cipta atas karya ciptaannya.
“Pelanggaran terhadap hak ini tidak hanya bisa merugikan pencipta, tetapi juga mengganggu ekosistem industri kreatif,” kata Agung di Kantor DJKI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/1).
Menanggapi adanya dugaan kemiripan Apa sih dengan lagu APT, DJKI menilai hal tersebut harus ditelaah lebih dulu terkait letak persamaan dari kedua lagu yang diperbandingkan. DJKI mengungkapkan, yang dikatakan sebagai pelanggaran hak cipta adalah adanya penggunaan karya cipta milik pihak lain secara tanpa hak, baik seluruhnya, sebagian atau bagian substansial. Oleh karena itu, menurut Agung, untuk menciptakan suatu karya dan berekspresi merupakan hak setiap orang, namun perlu kehati-hatian agar tidak merugikan pihak lain.
Di sisi lain, pencipta maupun pemegang hak cipta dapat melakukan somasi untuk melarang orang lain menggubah atau menggunakan lagunya tanpa izin. Jika somasi tidak ditanggapi, pencipta maupun pemegang hak cipta dapat melakukan upaya hukum dengan membuat laporan pengaduan ke Penyidik Kepolisian Republik Indonesia atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DJKI. Jika terbukti merugikan pencipta atau pemegang hak, pihak yang melakukan pelanggaran bisa mendapat hukuman sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 28 tentang Hak Cipta.(M-2)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bruno Mars dan Rosé BLACKPINK menggebrak pembukaan Grammy Awards 2026 dengan lagu hit "APT."
Rosé BLACKPINK mencuri perhatian Grammy 2026 lewat penampilan ikonik, nominasi tiga kategori utama, dan aksi bersejarah di panggung bersama Bruno Mars.
Sejarah baru K-pop tercipta. Rose BlackPink resmi tampil solo di main stage Gramy Awards 2026
Rose Blackpink resmi tandatangani kontrak dengan agensi hiburan global WME.
Dua lagu K-Pop berhasil menembus nominasi bergengsi Song of the Year di Grammy Awards 2026. Rosé BLACKPINK dan kolaborasi epik Bruno Mars, serta lagu “Golden” dari HUNTR/X, catat sejarah baru.
Bisnis di Indonesia menghadapi jumlah serangan ransomware tertinggi (57.554) tahun lalu di antara negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved