Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAMERAN seni bertajuk Wings of Time milik seniman yang juga pramugari, Inanike Agusta, berlangsung di D'Gallerie, Jakarta. Pameran ini terselenggara sepanjang 24 November - 16 Desember 2024.
Ada 56 karya yang disajikan dalam berbagai format dan ukuran pada pameran itu. Karya-karya ini menawarkan interpretasi visual yang hanya didasarkan pada simbolisme dan emosi. Sejumlah karyanya menampilkan ciri khas impresionistik yang jelas, ditandai dengan warna-warna cerah dan sapuan kuas yang ringan.
"Ini adalah solo exhibition yang menandai diri saya sebagai seniman. Di solo exhibition kali ini saya menampilkan karya yang bercerita tentang pengalaman sebagai awak kabin yang masih aktif di Garuda Indonesia kemudian sebagai seniman dan juga sebagai seorang ibu," ucap Inanike dalam pembukaan pameran, Minggu (24/11).
Pada pameran, para pengunjung bakal dihadapkan dengan sejumlah karya seni lukis abstrak yang menampilkan warna-warna indah. Warna-warna cerah dan beragam ini mencerminkan keindahan alam yang Inanike amati selama perjalanannya sebagai awak kabin.
Sebuah karya seni lukis berjudul "Wherever I Fly Always Find My Home” menjadi salah satu yang cukup menarik perhatian. Sebuah bulatan di bagian tengah berwarna emas terlihat di sana sebagai simbol dari sebuah rumah. Dari bulatan itu terlihat garis-garis penuh warna membentuk aliran di atas kanvas, ke sana-kemari seperti membentuk sebuah perjalanan.
Dia menggunakan berbagai jenis garis pada karyanya, termasuk garis lurus, lengkung, dan diagonal, untuk menciptakan komposisi yang dinamis dan menegangkan. Namun kemana pun garis itu pergi dia akan kembali ke titik besar yang melambangkan sebuah rumah.
Di bagian lain, terpampang sebuah instalasi yang dibuat dari mix media. Hadir disana sebuah koper berukuran besar dengan sayap berukuran besar juga. Dibuat menggantung, koper itu seolah melayang dengan sayap di bagian punggung.
"Koper ini ikut aku kemanapun pergi dan koper ini yang mengantarkan aku terbang ke sana-sini. Disini aku ibaratkan dia menggunakan sayap," tutur Inanike.
Selain menghadirkan sejumlah lukisan dengan bentuk abstrak, perempuan asal Salatiga itu juga memamerkan ragam lukisan yang menampilkan bentuk-bentuk bangunan bersejarah di dunia. Lukisan itu diambil Inanike saat dirinya mendapati perjalanan ke luar negeri. Misalnya sebuah lukisan yang menggambarkan bangunan opera house di Sydney Australia, bangunan Ka'bah di Mekah, sampai bangunan Piramida di Mesir.
Inanike melukis langsung di lokasi guna menangkap ambience yang dirasakan ke dalam kanvas.
"Sebagian karya-karya aku disini adalah karya-karya yang aku ciptakan pada saat aku terbang (sebagai pramugari) dan singgah ke negara-negara. Di saat musim panas, musim semi, aku lakukan (melukis) dan berusaha menangkap ambiance di sana dalam suatu kanvas," tukasnya.
Adapun bagi anda yang ingin melihat lebih jauh pameran Wings of Time, bisa langsung mengunjungi D'Gallerie, Jakarta. Pameran ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 - 21.00 WIB. (M-2)
Lukisan "Pria Tanpa Wajah” karya Aura Kasih menuai kontroversi dan perhatian publik. Simak makna filosofis di balik karya seni abstrak tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menerima lukisan dari seorang anak bernama Billy yang sudah menunggu sejak pagi hari.
DUA seniman Tanah Air, Agus Wicak dan Zakimuh menggelar pameran tunggal bertajuk Bio Diversity dan Parodi. Pameran ini menyatukan dua kekuatan visual yang saling mengkritisi zaman.
SEBUAH karakter yang digambarkan sebagai sosok animasi gadis kecil yang menggemaskan dengan rambut merah dan mata besar menghiasi dinding yang ditempeli sejumlah lukisan.
SBY mengungkapkan, lukisan tersebut menggambarkan dua sisi kehidupan dunia saat ini yakni kekerasan akibat perang dan pentingnya berdamai dengan alam.
Menandai perjalanan 22 tahunnya, Global Auction menyelenggarakan acara spesial bertajuk Global Auction’s 22nd Anniversary Sale: Southeast Asian, Chinese, Modern and Contemporary Art
Nasya Marcella, yang memerankan tokoh Eva dalam film Penerbangan Terakhir, mengaku mendapatkan perspektif baru terhadap profesi pramugari.
Operator biasanya mencari kandidat dengan etika kerja tinggi, kemampuan bahasa internasional, serta pengalaman bertahun-tahun dalam layanan premium.
PENGAMAT Sosial Rissalwan Lubis menyebut kasus prostitusi online akan terus ada dan bertransformasi dari tahun ke tahun mengikuti perkembangan zaman.
Pendaftaran dan seleksi akan dilakukan pada 10, 17, dan 24 November 2023, dimulai pukul 09.00 WIB di Lion Tower Jakarta Pusat.
Menaker Ida Fauziyah melepas 224 cabin crew yang terdiri dari flight attendant, pilot, dan mekanik dart Universitas Binawan untuk bekerja di maskapai Saudi Airlines, Flyadeal, dan Flynas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved