Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melakukan tur album Ceriwis Necis, Dongker akan merilis sebuah kaset yang akan dibundel dengan buku yang dicetak menggunakan spesifikasi offset print setebal ± 340 halaman, yang akan dirilis oleh Extensive Publishing, lini penerbitan dari Copyright/ Reserved, eksperimental design studio yang berasal dari Bandung, dan Greedy Dust.
Spesialnya, setiap 17 lagu dalam album Ceriwis Necis dialihwahanakan ke dalam sebuah puisi, cerpen, naskah drama, ilustrasi, iterasi coding, desain, anting, dan creative writing yang dikemas dalam satu buku.
Sebanyak 17 lagu tersebut menjadi karya yang unik dan istimewa berkat kontribusi dari 17 kontributor yang turut andil dalam proses pembuatannya.
Baca juga : Industri Musik di Kota Aceh Semakin Berkembang
Buku ini juga berisi foto-foto tur, tanya jawab, arsip topeng serta anekdot mengenai Dongker dan perjalanan musiknya sejak awal berdiri hingga rilisnya Ceriwis Necis pada tahun ini.
Buku tersebut akan dirilis dalam format dwi bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dengan edisi terbatas hanya 400 eksemplar.
Setiap buku akan dijual seharga Rp540.000 dan akan diluncurkan di Art Book Fair di empat negara yaitu, Singapura Taiwan, Jepang, dan Malaysia.
Di Indonesia, peluncuran kaset dan buku itu akan dibuatkan acara khusus di penghujung tahun bersama rilisnya Vinyl album Ceriwis Necis. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Menurut Yoan Coco Hamidah, pengalaman mendengarkan musik lewat kaset memberikan sensasi yang berbeda.
Vinyl dan cassette (kaset) sudah mulai terlupakan di era digital ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved