Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR bulan lalu ketika pemerintah mengemukakan rencana penentuan tarif KRL berbasis NIK yang akan diberlakukan 2025, publik meradang. Di jagat maya banyak unggahan protes dibuat, dan salah satu yang viral dibagikan adalah unggahan akun Instagram Biasalahanakmuda.
“Harusnya pada seneng public transport tuh dipake. Lah, diusik juga. Yang buat aturan pernah pakai transum?” demikian salah satu bunyi seri unggahan @biasalahanakmuda pada 29 Agustus 2024.
Baca juga : Geng 'Cinta' Reuni di Ultah Dian Sastro
Tidak hanya berbunyi protes, unggahan yang mendapat 153.799 likes dengan 5.795 komentar, juga memberikan sejumlah solusi. Namun tetap, disertai sentilan kocak dan lugas khas akun yang menggunakan nama profil Rumah Gibah Ceria itu. ‘Masalahnya duit? Bikin preferential services (misal, gerbong business class, subscription mode, etc). Duh lagi-lagi harus ikutan mikirin jobdesk orang lain,’ tulis akun tersebut. Gaya protes sekaligus edukasi sosial itu pun dipuji netizen. ‘Keren kajiannya’ tulis akun @tika_sam disertai emoji api.
Baca juga : Naomi Campbell hingga Dian Sastrowardoyo Ungkap Very Demure, Very mindful, Very Cutesy, Apa Itu?
Dibuat 2020, @biasalahanakmuda dapat dikatakan cepat meroket hingga kini telah memiliki 494ribu pengikut. Semula mereka membahas arsitektur dan interior hunian, termasuk selebritas. Bahasan rumah aktris Dian Sastrowardoyo juga viral.
Dua tahun belakangan, @biasalahanakmuda juga membahas arsitektur dan infrastruktur publik, seperti bandara, stasiun, MRT, KRL. Mereka juga membahas berbagai hal terkait kepemilikan hunian, termasuk pajak. Segala pengembangan bahasan itu tetap ditampilkan dengan desain unggahan tanpa memperlihatkan wajah kreator akun tersebut.
Baca juga : Terobosan Baru Instagram, Meningkatkan Privasi dan Kontrol Orangtua Pada Akun Remaja
Dalam wawancara via telepon dengan Media Indonesia, Jumat (20/9), kreator @biasalahanakmuda yang merupakan pasangan suami-istri, mengungkapkan mereka memang berlatar belakang pendidikan arsitektur. Gelar master di bidang urban planning yang disandang sang suami, juga membuat mereka kemudian membahas mengenai fasilitas publik dan perkotaan.
Baca juga : Genap Berusia 40 Tahun, Begini Pesan Keluarga Kerajaan untuk Pangeran Harry
Wawasan mereka juga bertambah dengan pengalaman tinggal di negara lain. “Kita punya referensi juga misalnya kita pernah tinggal di luar (negeri) beberapa tahun, kita tahu gimana cara mereka manage public transport, bagaimana cara mereka manage tarifnya. Jadi ada personal knowledge juga sebenarnya dari proses riset itu,” jelas sang suami. Tanpa ingin disebutkan nama, ia menjelaskan jika mereka beberapa tahun tinggal di Tiongkok dan Eropa.
Ia menjelaskan dalam sebelum membuat suatu bahasan, mereka akan melakukan riset, baik mengenai polemik kebijakan di Indonesia maupun riset mengenai sektor itu sendiri dan perkembangannya di berbagai negara. Sang kreator, juga mengungkapkan jika bagi mereka menyuarakan keresahan publik adalah amanah. (M-1)
Simak kisah selengkapnya, termasuk cara mereka menghadapi ancaman sensor dari platform digital dan pemerintah di koran Media Indonesia, edisi Minggu, 22 September 2024.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Instagram memperluas fitur kontrol algoritma ke pengguna berbahasa Inggris, memungkinkan pengaturan langsung konten Reels agar lebih relevan.
Pengguna Instagram di berbagai negara melaporkan lonjakan notifikasi reset kata sandi yang tidak diminta. Diduga terkait kebocoran data dan maraknya upaya phishing serta pembajakan akun.
Instagram adalah media sosial yang berfokus pada konten visual untuk berbagi cerita dan menjalin koneksi dengan orang lain di seluruh dunia.
Instagram pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 dan kini dimiliki oleh Meta Platforms, Inc. Selain untuk bersosialisasi, Instagram juga banyak dimanfaatkan sebagai media promosi
Lagu Melayu milik Pandji Pragiwaksono digunakan Gibran dalam unggahan Instagram saat dia berkunjung ke Doss Guava XR Studio milik sutradara Upi Guava.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved