Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KERONTOKAN rambut dan kebotakan telah menjadi masalah yang semakin umum di kalangan masyarakat. Rambut yang kini telah menjadi bagian penting dari gaya hidup, mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan rambut sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri. Hal itu juga pernah dialami Vincent Ryan Rompies.
Sebagai selebritas yang selalu tampil di depan kamera dan dikenal dengan gaya rambutnya, Vincent menghadapi tantangan besar ketika ia mulai mengalami masalah kebotakan.
Dalam acara HairGala: A Night of Hairfidence yang diselenggarakan oleh Thick & Black ERHA Hair Center di Jakarta beberapa waktu lalu, Vincent menceritakan kisahnya.
Baca juga : Kiat Memilih dan Merawat Wig untuk Tampil Percaya Diri
Ketika pertama kali gejala kebotakan muncul, Vincent mengaku merasa khawatir dan tidak percaya diri. Namun, dia tidak menyerah begitu saja.
Dengan dukungan keluarga dan teman-temannya, Vincent mencari berbagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Ia mulai berkonsultasi dengan ahli kecantikan dan ahli rambut untuk mencari tahu penyebab dan solusi yang tepat.
Salah satu langkah penting yang diambil Vincent adalah menjalani terapi di Thick & Black ERHA Hair Center. Di sana, Vincent menerima perawatan khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah kebotakan dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
Baca juga : Ini Tiga Jenis Kebotakan yang Umum Terjadi di Masyarakat
“Dari dulu struggle banget sama masalah kebotakan rambut yang emang udah bawaan genetik, udah coba segala macam cara tapi hasilnya tetep belum sesuai ekspektasi. Akhirnya coba cari solusi lain melalui treatment di klinic, kepala bagian atas yang tadinya botak banget sekarang udah mulai ketutup dan jadi lebih lebat," ujar Vincent, yang juga Duta Lebat Thick & Black ERHA Hair Center.
Selain mencoba berbagai perawatan medis dan produk perawatan rambut, Vincent juga mengubah pola hidupnya secara keseluruhan. Ia mulai menjaga pola makan sehat, rajin berolahraga, dan mengurangi tingkat stres dalam hidupnya. Semua perubahan ini membantu meningkatkan kesehatan rambutnya.
Head of Thick & Black ERHA Hair Center Alisa Agustine menjelaskan, Thick & Black ERHA Hair Center merupakan one stop total solution untuk segala permasalahan rambut dan kulit kepala yang menghadirkan treatment lengkap yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setiap pasien. Layanannya mencakup programn Hair Grow, Hair Fall, Healthy Scalp, Beard Grow, Eyebrow Grow dan Hair Removal.
Baca juga : Ini Cara Meminimalkan Kemungkinan Mengalami Kebotakan
Setiap program dilengkapi dengan beberapa pilihan treatment yang dapat disesuaikan dengan tingkat permasalahan rambut dan kulit kepala masing-masing pasien.
Dengan pendekatan ini, Thick & Black ERHA Hair Center ingin memastikan setiap individu mendapatkan perawatan terbaik untuk mencapai hair goals yang sehat dan lebat.
“Ke depan, kami berharap dapat terus mewujudkan keinginan para Sobat Lebat di seluruh Indonesia untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka melalui rambut yang sehat dan lebat, sesuai dengan kampanye #LebatkanHairfidencemu,” kata Alisa. (Z-1)
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Kerontokan rambut yang dipicu oleh menopause merupakan salah satu kondisi yang paling menantang secara emosional bagi perempuan
Rambut bercabang atau split ends merupakan masalah rambut yang sangat umum dan sering membuat pemiliknya terpaksa memotong rambut agar kembali terlihat sehat.
Hair Djiva terinspirasi dari kata kuno djiva (jiwa), yang menggambarkan perjalanan spiritual dan emosional manusia melalui warna.
Terlalu sering keramas akan mengikis minyak alami dan pelindung kulit kepala yang bisa menyebabkan peradangan.
Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi hairpiece modern dapat menciptakan tampilan alami, elegan, dan tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Tiga teknik transplantasi rambut paling umum yang tersedia di Indonesia adalah FUT (follicular unit transplantation), FUE (follicular unit extraction), dan DHI (direct hair implantation).
Kebotakan dapat menimbulkan kesan premature aging sehingga tentu akan memberikan dampak yang signifikan pada penampilan dan kepercayaan diri seseorang.
Sekitar enam bulan setelah transplantasi rambut, di area yang tadinya botak akan tumbuh rambut secara alami. Rambut baru tersebut perlu dirawat agar pertumbuhannya bisa optimal.
Masalah kebotakan biasanya terjadi pada pria saat memasuki usia 30-an tahun dan wanita di atas usia 30-40 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved