Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SYNCHRONIZE Fest 2024 akan berlangsung pada 4–6 Oktober 2024 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tahun ini, Synchronize membawa 160 musisi. Salah satu yang berbeda, tahun ini mereka juga memboyong musisi internasional.
Tahun ini, Synchronize Fest mengusung tema Together Bersama. Melalui tema tersebut, festival ingin tetap menjadi etalase luasnya spektrum musik Indonesia. Musisi-musisi luar negeri yang diboyong pun adalah mereka yang mengangkat narasi identitas musik Indonesia dalam karya mereka.
“Tema Together Bersama sudah tercetus sejak 2022. Synchronize ingin merespons secara konsep dari segi musik Indonesia baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata direktur festival Synchronize Festival David Karto dalam konferensi pers di The Brick Hall, Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa, (27/8).
Baca juga : The Sounds Project Vol.6 Hadirkan Festival Musik Besar dan Siap Digelar
Sementara itu, A&R (Artist & Repertoire) Synchronize David Tarigan menambahkan, Synchronize ingin mengekspresikan lebih maksimal tentang keIndonesiaaan.
“Orang-orang melihat Synchronize selama ini sebagai festival musik Indonesia. Kita itu kan selalu melihat ke dalam gitu, ya. Nah pernah enggak sih, kita lihat ke luar tentang musik Indonesia? Seperti apa jejak musik Indonesia di luar. Banyak sekali narasi tentang Indonesia dihadirkan oleh aksi-aksi musik di luar Indonesia, jadi kami ingin kumpulkan di rumahnya,” tambah David Tarigan.
Beberapa musisi yang akan tampil di antaranya Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, Potlot Jam, Erwin Gutawa, hingga artis Inbox SCTV. Sementara, beberapa musisi internasional yang akan manggung di Synchronize 2024 adalah Arrington de Dionyso, musisi eksperimental asal Olympia, Washington, Koes Barat, grup musik berbasis di AS yang membawakan kembali lagu-lagu dari Koes Plus, dan Nusantara Beat, band asal Amsterdam, Belanda yang membawakan lagu-lagu bernuansa pop Sunda lawas.
Saat ini, tersedia tiket pra-jual (presale) tahap tiga yang dijual mulai 1–31 Agustus 2024 dengan harga Rp700 ribu untuk tiga hari festival. Harga tiket normal akan dibuka mulai 1 September—3 Oktober 2024 dengan harga Rp800 ribu untuk tiga hari festival, dan harga per hari Rp375 ribu. Untuk harga early entry (masuk ke lokasi sebelum jam 14:00 WIB) per harinya adalah Rp275 ribu, yang bisa dibeli pada 1 September—3 Oktober 2024, dan tiket on the spot untuk tiga hari Rp900 ribu dan Rp475 ribu per hari. (M-4)
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Tindakan Martinelli lalu memancing ketegangan dari pemain Liverpool lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan adu mulut dan dorong-dorongan dari pemain kedua tim.
Sementara satu kematian sudah dikonfirmasi. Dia mengidentifikasi korban tersebut sebagai seorang wanita berusia 22 tahun.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan SDA Venezuela adalah hak mutlak rakyatnya dan memperingatkan bahaya preseden buruk intervensi asing.
Miller mempertanyakan legitimasi kontrol Denmark atas Greenland dan menolak untuk mengesampingkan kemungkinan tindakan militer untuk menganeksasi pulau tersebut.
Hubungan formal dengan Denmark dimulai pada 1721, ketika misionaris Hans Egede mendarat untuk mencari pemukim Nordik yang hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved