Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA konser Taylor Swift di Austria telah dibatalkan, setelah pihak berwenang menangkap dua tersangka terkait rencana serangan yang diduga terjadi di wilayah Wina.
Swift dijadwalkan tampil dalam tiga pertunjukan di Wina antara Kamis, 8 Agustus, dan Sabtu, 10 Agustus. Tanggal-tanggal tersebut dibatalkan pada Rabu, menurut Barracuda Music, promotor konser Swift di Austria.
"Dengan konfirmasi dari pejabat pemerintah mengenai rencana serangan teroris di Stadion Ernst Happel, kami tidak memiliki pilihan selain membatalkan ketiga pertunjukan yang dijadwalkan demi keselamatan semua orang," kata Barracuda Music dalam sebuah unggahan di media sosial.
Baca juga : "Female Rage: The Musical" Memikat Penonton Konser Taylor Swift di Swedia
Promotor menjamin mengembalikan pembelian tiket dalam 10 hari mendatang. Konser tersebut diperkirakan akan dihadiri 65 ribu swiefties, dengan tambahan 10ribu-15ribu di luar area.
Situs resmi Swift juga mencantumkan konser-konser tersebut sebagai dibatalkan.
CNN telah menghubungi perwakilan Taylor Swift untuk mendapatkan komentar.
Baca juga : Symphony of Friendship Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Austria
Dalam konferensi pers di ibu kota, polisi mengatakan seorang warga negara Austria berusia 19 tahun, yang mereka identifikasi sebagai simpatisan Negara Islam, ditangkap pada Rabu pagi di Ternitz, Austria bagian bawah, sementara penangkapan lainnya dilakukan pada pagi hari yang sama di Wina.
"Kedua tersangka menjadi radikal melalui internet, seorang warga negara Austria berusia 19 tahun mengucapkan sumpah kesetiaan kepada pemimpin IS saat ini pada awal Juli," kata polisi.
Pihak berwenang juga mengatakan kedua tersangka telah melakukan "langkah-langkah persiapan konkret" untuk serangan teroris, setelah polisi mencurigai adanya bahan peledak yang disimpan di rumah tersangka di Ternitz.
Baca juga : Taylor Swift Mengaku Punya Ikatan Emosional Kuat dengan Singapura
Polisi juga mengatakan zat kimia telah diamankan di rumah pemuda 19 tahun tersebut dan sedang dievaluasi.
"Dari sudut pandang penyidikan saat ini, kami berasumsi bahwa target serangan adalah acara-acara di wilayah Wina," kata polisi.
Semua tiket untuk pertunjukan yang dibatalkan akan dikembalikan secara otomatis dalam 10 hari kerja ke depan, kata promotor konser. (CNN/Z-3)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Austria mengesahkan larangan pemakaian kerudung bagi anak perempuan di bawah 14 tahun di sekolah.
Anastasia Potapova telah beralih kewarganegaraan dari Rusia ke Austria setelah permohonan kewarganegaraannya diterima.
Sebanyak 46 perawat muda Indonesia secara resmi dilepas menuju Wina, Austria, dalam program International Nurse Development Program Scholarship (INDPS) Cycle 2.
Pelaku diketahui merupakan warga Austria asal wilayah Graz dan pernah bersekolah di SMA Dreierschuetzengasse
Penembakan tragis di Sekolah Menengah Dreierschützengasse, Graz, Austria, menewaskan 10 orang. Warga menggelar doa bersama dan lautan lilin.
Austria berduka setelah penembakan massal di sekolah Graz menewaskan 11 orang, termasuk pelaku. Tragedi penembakan terburuk di Austria.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved