Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN The Entertainment and Education Group (TEEG) secara resmi membuka next generation TimeZone di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu (16/3). General Manager Operations TEEG Indonesia Lee Rance mengatakan perusahaan membuka cabang baru karena dua cabang sebelumnya di Mall Kelapa Gading (MGK) tidak memiliki lahan lagi untuk menambah permainan.
“Kita memiliki hubungan yang baik dengan Summarecon Mall. Jadi saat mereka menawarkan tempat ini, kita mau membuka next gen TimeZone,” tutur Rance.
“Tetap memiliki permainan yang sama dengan dua cabang sebelumnya, tetapi kita membawa beberapa permainan baru. Seperti permainan Laser Tag, kita tak memiliki lahan lagi di venue lain,” lanjutnya.
Baca juga : Manfaatkan Momen Ramadan, Timezone Buka Cabang di La Piazza
Terdapat setidaknya tiga permainan baru yang dimiliki TimeZone La Piazza, yakni Laser Tag, Drift Blitz, dan Social Bowling. Berbeda dengan arcade biasa, permainan baru ini tidak hanya memencet tombol dan melihat layar, tetapi harus dibarengi dengan gerak tubuh juga praktik.
Laser Tag misalnya, adalah permainan tembak-menembak. Pemain akan masuk ke ruangan dengan cahaya redup, dan berusaha menembak pemain lain, layaknya bermain paintball. Pun demikian yang ditembak bukan peluru, melainkan laser. Di depan arena Laser Tag, ada televisi yang menampilkan score pemain berdasarkan jumlah tembakan yang kena sasaran. Peraih angka tertinggi pun akan memenangkan game.
Tak hanya tembak-menembak, TimeZone La Piazza juga memiliki permainan bowling, Social Bowling. Sebenarnya bowling bukan hal baru di TimeZone, mengingat salah satu cabang di MGK memilikinya juga. Namun, Social Bowling yang baru ini memiliki jalur lebih panjang.
Baca juga : Paw Rumble Bawa Pulang Penghargaan ‘Best Made in Indonesia’ di Ajang Google Play Best of 2023 Awards
Sementara itu, Drift Blitz adalah permainan balapan dengan menggunakan boom-boom cars. Seperti permainan balap pada umumnya, pemain harus melewati yang lain dan menjadi yang pertama di garis finish, serta mendapatkan lap terbanyak.
Pun demikian yang berbeda, permainan baru ini cukup interaktif. di lantai Drift Blitz akan terpampang warna merah dan hijau. Boom-boom cars yang dikendarai pemain akan melambat jika melintas di lantai berwarna merah, sementara semakin cepat jika lantai berada di lantai berwarna hijau.
Rance menjelaskan permainan baru ini bertujuan untuk menyatukan generasi. Kombinasi tiga permainan yang memerlukan gerak tubuh dan praktik mengemudi ini dibuat untuk keluarga. TimeZone, jelas Rance, sudah memiliki rekam jejak yang panjang. Sehingga, target pasar yang mengenal TimeZone sejak lama, dapat membawa anak-anak mereka bermain.
“Venue ini ditujukan untuk keluarga. TimeZone mempunyai reputasi yang baik dalam menjadi tua, sekarang waktunya generasi kedua TimeZone. Jadi orang dewasa yang dulu bermain ketika anak-anak, sekarang mereka membawa anaknya untuk bermain,” pungkas Rance.
(Z-9)
Keberhasilan serial Fallout di Amazon Prime yang kini sudah memasuki musim kedua menunjukkan bahwa ada minat yang besar terhadap acara live-action permainan dari Bethesda.
Octopath Traveler 0 hadir sebagai prekuel ambisius yang berhasil menetapkan standar tinggi dalam genre JRPG.
Banyak permainan tradisional kini mulai langka akibat digitalisasi dan perubahan gaya hidup anak-anak yang kian jauh dari ruang bermain fisik.
Terdapat usulan agar petugas haji dalam Revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dihapus.
PASANGAN ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal ke final Badminton Asia Championships (BAC) 2025.
Perusahaan yang bergerak di industri hiburan, Timezone, menggelar kegiatan sosial bertajuk Cerita Seru Ramadan.
Komunitas game global baru-baru ini dikejutkan oleh keputusan mendadak Ubisoft untuk mematikan server permainan populer mereka, Rainbow Six Siege.
Octopath Traveler 0 hadir sebagai prekuel ambisius yang berhasil menetapkan standar tinggi dalam genre JRPG.
Aktivision kembali menjadi sorotan setelah gelombang protes dari para pemain mencuat terkait dugaan penggunaan aset berbasis AI generatif
Marc-Alexis Cote, otak kreatif di balik kejayaan Assassin’s Creed, resmi meninggalkan Ubisoft setelah lebih dari dua dekade berkarya.
Setelah lebih dari tiga dekade berkarir di Rare, Gregg Mayles, sosok veteran di industri game, resmi meninggalkan studio yang telah membentuk identitasnya
Hollow Knight: Silksong akhirnya rilis setelah 6 tahun penantian. Efeknya, 10 game lain terpaksa menunda launching demi menghindari sorotan besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved