Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

15 Dampak Negatif Main Game untuk Anak

Reynaldi Andrian Pamungkas
29/1/2026 23:00
15 Dampak Negatif Main Game untuk Anak
Berikut Dampak Negatif Main Game untuk Anak(freepik)

GAME adalah bentuk permainan yang dirancang dengan aturan, tujuan, dan tantangan tertentu untuk hiburan, pembelajaran, atau pengembangan keterampilan, baik dimainkan secara fisik maupun digital.

Game merupakan aktivitas interaktif yang melibatkan pemain, aturan, dan tujuan, di mana pemain harus menyelesaikan tantangan untuk menang atau mencapai hasil tertentu.

Berikut 15 Dampak Negatif Main Game untuk Anak

1. Kecanduan game

Anak jadi sulit berhenti dan mengabaikan aktivitas lain.

2. Prestasi belajar menurun

Waktu belajar berkurang karena lebih fokus bermain.

3. Kurang tidur

Main game sampai larut malam mengganggu pola istirahat.

4. Gangguan konsentrasi

Anak jadi sulit fokus saat belajar atau mendengarkan guru.

5. Masalah kesehatan mata

Terlalu lama menatap layar bisa menyebabkan mata lelah dan buram.

6. Kurang aktivitas fisik

Anak jadi jarang bergerak, berisiko obesitas.

7. Emosi tidak stabil

Mudah marah, kesal, atau frustrasi saat kalah bermain.

8. Menurunnya interaksi sosial

Anak lebih suka menyendiri daripada bermain dengan teman.

9. Perilaku agresif

Terutama jika sering memainkan game bertema kekerasan.

10. Kurang disiplin waktu

Anak sulit mengatur jadwal antara belajar, bermain, dan istirahat.

11. Masalah postur tubuh

Duduk terlalu lama bisa menyebabkan nyeri leher dan punggung.

12. Ketergantungan pada gadget

Anak merasa tidak nyaman jika jauh dari HP atau konsol.

13. Mengabaikan tanggung jawab

Tugas sekolah dan kewajiban rumah sering tertunda.

14. Pengeluaran berlebihan

Pembelian item game tanpa kontrol bisa boros uang.

15. Menurunnya minat pada hobi lain

Anak kehilangan ketertarikan pada olahraga, membaca, atau seni.

Main game tidak selalu buruk jika dibatasi waktunya, dipilih sesuai usia, dan tetap diimbangi dengan belajar, olahraga, serta interaksi sosial. (Z-4)

Sumber: hellosehat, halodoc



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya