Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Reggae Indonesia, Tony Waluyo Sukmoasih atau yang akrab disapa dengan nama Tony Q menyebut Bob Marley sebagai sosok penting dalam perjalanan musiknya sejak 1989 lalu.
"Bob Marley, merupakan tokoh yang menginspirasi saya dan juga teman-teman untuk memainkan Reggae dari sejak 1989 hingga saat ini," kata Tony Q, di XXI Gandaria, Gandaria City, Jakarta, Selasa (20/2).
Dalam gelaran nonton bareng film Bob Marley: One Love, Om Tony, sapaan akrab Tony Q menghibur para tamu undangan dengan beberapa lagu hits Bob Marley sembari bernostalgia dengan lagu-lagu yang dibawakannya.
Baca juga : Film Mendung Tanpo Udan Tampilkan Kisah Cinta Musisi Jawa dalam Kesederhanaan
Penampilan Tony Q di dalam gedung bioskop tersebut membuat para penonton ikut serta mendendangkan lagu-lagu yang dibawakannya.
"Ini pengalaman luar biasa, Baru sekali ini dalam seumur hidup main di dalam Bioskop," sebut dia sambil tertawa.
Untuk lagu pertama, Tony Q membawakan lagu Redemption Song. Sebuah lagu terakhir bersama Bob Marley bersama The Wailers, sebelum dia meninggal dunia pada 1981.
Baca juga : Film Biopik Bob Marley Puncaki Box Office
Hal itu membuat Redemption Song begitu bersejarah untuk legenda musik Reggae tersebut. Pasalnya, lagu tersebut bentuk ekspresi pembebasan dirinya dalam.melawan kanker kulit yang dia derita selama bertahun-tahun.
Selanjutnya, Tony Q juga membawakan lagu Jammin', yang merupakan lagu dari album Exodus, yang sangat fenomenal.
"Ada sebuah persembahan dari kita semuanya, dalam lagu ini kita.menyebutkan nama Bob Marley," ucap dia.
Baca juga : Fadhilan Intan Bawakan Ulang Lagu Dealova
Mengakhiri penampilannya di dalam studio bioskop, Tony Q membawakan lagunya sendiri yang menyebutkan nama Bob Marley di dalamnya yakni Don't Worry U.... Yeah. (Ant/Z-1)
Sempat bersitegang dengan kelompok massa di sekitar yang berada di sisi Selatan DPRD DIY, demonstran pun perlahan menurut untuk mundur ke arah Utara di Parkir Abu Bakar Ali.
Penampilan Ben-Adir sebenarnya cukup memukau sebagai Bob Marley, dengan gestur dan bahasa tubuh yang coba ia lekatkan dengan Marley.
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved