Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah riuhnya Pemilu 2024 dan berakhirnya masa kampanye pada 10 Februari 2024, Epic Rap Battles of Presidency 2024 kembali hadir dengan sorotan tajam di Youtube. Andovi, Jovial da Lopez, dan Kristo Immanuel, tiga kreator konten terkemuka, bergabung dalam sebuah adu rap yang menggemakan nama-nama calon presiden Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
Setelah sukses merilis 'Epic Rap Battles of Presidency' pada 2019, Andovi dan Jovial kembali menghadirkan pertarungan rap yang intens dalam format yang sama.
Video kali ini menampilkan Andovi sebagai Anies Baswedan, Jovial sebagai Prabowo Subianto, dan Kristo Immanuel sebagai Ganjar Pranowo. Ketiganya terlihat menjiwai peran masing-masing dengan kostum dan penampilan yang serupa dengan ketiga calon presiden tersebut, memberikan nuansa realistis pada adu visi dan misi mereka.
Baca juga : Kampanye Akbar Bisa Pengaruhi 10% Undecided Voters
Dalam video berdurasi 9 menit tersebut, suasana diawali dengan pemandangan gunung batu yang diukir dengan wajah-wajah presiden Indonesia sejak Soekarno hingga SBY.
Baca juga : Survei Laboratorium Psikologi Politik UI Ungkap Elektabilitas Capres-Cawapres
Pertarungan rap dimulai dengan perdebatan sengit antara capres Anies dan capres Prabowo, dengan Jovial yang memerankan Prabowo mengeluarkan kata-kata yang fenomenal, "Sorry yee".
Andovi, yang berperan sebagai Anies, menanggapi dengan menyinggung Jokowi dan Megawati, sementara Kristo Immanuel, yang menjadi Ganjar, tidak ketinggalan memberikan sindiran tajam.
“Mas Anies mas Anies, mas Ganjar, mas Ganjar, sorry yee! Akhirnya pemilu kali ini saya menang,” kata capres Prabowo, yang diperankan Jovi.
Baca juga : Survei Id-Insight: Pasangan Ganjar-Mahfud Unggul
Setelah mendengar hal tersebut, Andovi, yang berperan sebagai calon presiden Anies Baswedan, menyetujui pernyataan tersebut dan mengaitkannya dengan presiden Jokowi.
Selain itu, Andovi juga dengan lembut menyindir Kristo Immanuel, yang berpenampilan seperti Ganjar Pranowo yang sedang tertawa, dan kembali menyentuh isu yang terkait dengan sosok Megawati.
“Amin, kan bapak sudah direstui Pak Jokowi. Mas Ganjar kamu enggak usah ketawa-ketiwi sana minta izin sama ibu Megawati,” kata Anies yang diperankan Andovi.
Baca juga : Junjung Netralitas untuk Jaga Muruah Demokrasi
Hal itu kemudian ditimpali oleh Kristo Immanuel yang memerankan Ganjar Pranowo bahwa jabatan itu hanya mandat.
“Izin saya sedikit ralat saya minta izin kepada rakyat, karena tuanku ya rakyat. Jabatan cuman mandat,” ucap Ganjar yang diperankan Kristo.
Selama pertarungan rap, ketiga konten kreator ini berhasil menyelipkan momen-momen menarik dari debat calon presiden sebelumnya yang diadakan oleh KPU. Mereka secara kreatif menggabungkan insiden-insiden tersebut ke dalam alur rap mereka, menciptakan suasana yang segar dan menghibur.
Baca juga : Debat Capres Pertama Tentukan Pilihan Pemilih Gamang
Tidak hanya menampilkan sosok calon presiden, tetapi juga wakil presiden yang turut dihadirkan oleh Celloszxz sebagai Gibran Rakabuming Raka, Iben sebagai Mahfud MD, dan Andreas sebagai Cak Imin.
Mereka saling menyampaikan pernyataan yang sedang viral dalam pemilu saat ini, termasuk momen debat cawapres yang baru-baru ini diselenggarakan.
Kejadian epik terjadi ketika suasana dan ambience musik mendadak berubah secara drastis. Pada saat itulah, muncul para mantan presiden Republik Indonesia hingga Jokowi untuk memberikan arahan, semangat, inovasi, pesan, dan motivasi kepada para pemuda bangsa.
Baca juga : Beda Gaya Kampanye 3 Capres-Cawapres
Video yang digarap Chandra Liouw sebagai sutradara itu dirilis pada Sabtu (10/2) malam, dan langsung mendapat perhatian yang besar dari masyarakat.
Hingga tengah malam hari itu, video ini telah ditonton hampir 600 ribu kali, menandai kepopuleran konsep rap battles yang tetap relevan di tengah dinamika politik yang terus berkembang di Indonesia. (Z-1)
Baca juga : Presiden 2024 Harus Paham Isu Geopolitik dan Ekonomi
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved