Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Livepass Asia bekerja sama dengan Goodworks, dan Inside Indo menggelar konser Anomalie Asia Tour 2023 Part 2, dengan penampilan pembuka musisi tanah air yang sudah tidak asing lagi, Echa Soemantri yang digelar di Aruba Room, The Kasablanka, Jakarta, Jumat (3/11).
Konser musik ini merupakan kolaborasi pertama yang dilakukan ekosistem Alcor Prime, dengan Livepass Asia, promotor asal negeri Jiran Malaysia, yang telah berpengalaman membuat perhelatan musik, dengan musisi internasional seperti Violette Wautier yang baru ini sukses digelar.
Sebagai perusahaan manajemen event, Goodworks sebagai Co- promotor telah dipercaya menangani berbagai acara, seperti konser musik, corporate gathering, dan event conferences. ”Alcor Prime melalui Goodworks akan menggabungkan semua kekuatannya dan bisa menyelenggarakan event konser, fan meeting, dan show yang akan terjadi di waktu yang akan datang melalu kerja sama dengan Livepass Asia” Christov, GM Event & Marketing Alcor Prime.
Baca juga : Rindu Panggung, Para Musikus ini Ngamen di Etalase Toko
Dalam kolaborasi pertamanya bersama Livepass Asia, Goodworks memastikan konser musisi asal Kanada ini berjalan lancar, dan meninggalkan kesan tak terlupakan bagi penggemar Anomalie di Indonesia. “Salah satu alasan kami mendatangkan Anomalie dalam Asia Tour di Indonesia, karena banyak musisi-musisi hebat dan potensinya besar. Dan saat kami tawarkan kepada Anomalie, mereka sangat tertarik untuk bermain (Konser) disini,” kata David Chua promotor Livepass Asia di lokasi.
Anomalie Beats adalah produser dan disjoki musik elektronik asal Kanada yang dikenal karena musiknya yang memadukan elemen-elemen elektronika, jazz, dan hip hop. Anomalie telah merilis dua EP, "Métropole" (2017) dan "Métropole Part II" (2018), serta sebuah album, "Galerie" (2022). Konser ini akan menjadi ajang bagi Anomalie untuk mengobati kerinduan para penggemar setianya di Indonesia, dengan penampilan musik, dan sesi masterclass, dimana para penggemar dapat belajar langsung teori musik, dan sesi tanya jawab dengan musisi yang bernama lengkap Nicolas Dupuis.
"Persiapannnya tur konser ini satu setengah tahun. Konser ini juga salah satu promo album terbaru saya. Saya semangat kembali ke Indonesia untuk konser kedua kalinya," kata Nicolas Dupies.
Baca juga : Mick Jagger Baca Puisi di Ulang Tahun Royal Albert Hall
Dia menambahkan ada sekitar 20-an lagu yang akan dibawakan nanti malam. "Ini bukan hanya lagu di album terbaru tetapi beberapa lagu lama yang diciptakan sebelumnya juga."
Selain Indonesia, Anomalie juga dijadwalkan menggelar konser di beberapa negara Asia lainnya seperti Malaysia dan Thailand. Sebagai informasi, Anomalie merupakan musisi kelahiran 10 Oktober 1993 di Montreal, Kanada. Secara profesional, Anomalie dikenal sebagai salah satu musisi multi-instrumental, pemain keyboard, dan seorang produser. Anomalie memulai debutnya di label Lowtemp Gramatik dengan singelnya yang berjudul 'Odyssee' pada 2016. Tidak tampil sendiri, ia ditemani oleh 4 orang yang merupakan anggota bandnya
Dalam mengumumkan kerjasama ini, Livepass Asia, Goodworks, dan Inside Indo terus berkomitmen menghadirkan pengalaman hiburan terbaik, dengan menyelenggarakan konser musik, fanmeeting, atau acara jumpa penggemar, dengan musisi, artist mancanegara, yang dapat menginspirasi, dan meningkatkan kreativitas pelaku industri kreatif di Indonesia. (B-4)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved