Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SOLOIS Neida Aleida, yang dikenal sebagai penyanyi dari grup HIVI!, telah resmi merilis single terbarunya Amuleto. Amuleto, yang mengalir intim melalui rangka pop akustik, adalah sebuah ungkapan rindu Neida kepada sang mendiang ayah, sosok yang menumbuhkan kecintaannya terhadap musik. Lagu ini diproduseri drummer Enrico Octaviano.
Amuleto adalah karya lanjutan milik Neida bersama produser Enrico setelah mereka sempat merilis lagu pop soul Tentang Rindu pada 2021 lalu.
Kedua lagu itu memuat lapisan aransemen yang cukup berbeda. Di Amuleto, Neida ingin lebih menangkap momen intim dan personal dari cerita dalam liriknya.
Baca juga: Kiat Aghi Narottama Mendesain Musik Film Horor
“Pada saat aku baru mulai menulis lagu ini, aku berangkatnya dari ceritanya itu sendiri di mana mengangkat kerinduan aku sama ayah. Ayahku adalah orang pertama yang mengenalkan aku sama musik,” ungkap Neida tentang muara cerita dalam liriknya.
“Dia suka bermain gitar di rumah, membuatku jadi ingin bernyanyi. Jadi, aku ingin membuat lagu yang seakan-akan bisa dia sukai atau putar seharian,” lanjutnya.
Dengan tujuan tersebut, Neida dan Enrico bereksplorasi pada medium yang lebih sederhana untuk menggapai rasa intim, memanfaatkan gitar nilon dan string, menulis dan merekam bagan vokalnya di rumah Neida agar terjaga sentuhan personalnya.
Baca juga: Jelang Konser Emas 50 Tahun, God Bless Rilis Video Musik Musisi
Selain ungkapan rasa rindu terhadap mendiang ayah, Neida pun menyisipkan perasaannya tentang bagaimana sebuah memori dapat terkenang karena terpancing oleh rasa rindu.
“Memori yang kita punya terkadang tidak jelas, terkadang tidak selalu baik, padahal yang membuat sedih memori itu sebenarnya adalah perasaan kangen. Jadi, memori yang kita punya tentang seseorang yang sudah meninggalkan kita, inti kesedihannya datang dari kerinduan. Seperti di lirik ‘Betapa indahnya andaikan mati rasa’, sebenarnya itu cara lain aku untuk ngomong bahwa terkadang enak ya kalau tidak perlu memikirkan banyak hal, tidak overthinking untuk sementara waktu agar dapat menjalankan hari dengan tenang,” jelas Neida.
Selain Enrico, Neida pun melibatkan beberapa musisi dalam penggarapan Amuleto seperti Lintang Manik untuk penulisan lirik, Felix Tri Kurnia yang turut serta mengomposisi lagu dan bermain gitar, Dika Chasmala yang bermain violin, Gamaliel sebagai pengarah vokal, dan Harmoko Aguswan sebagai mixer & master engineer.
Amuleto bukan menjadi satu-satunya single yang dirilis Neida pada pengujung 2023 ini. Rencananya, ia akan kembali merilis satu single terbaru pada Desember nanti. (RO/Z-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Neida turut menghadirkan seorang teman dekat yang sekaligus menjadikan Menunggu Tenang sebagai peririsan antara dua dunia musikal Neida.
"Nirmala adalah lagu penuh harapan baik untuk memulai tahun yang baru dengan ketenangan, kebahagiaan dan kebersamaan."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved