Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Jourdy Pranata dan Hana Malasan, yang membintangi film horor terbaru bertajuk Susuk: Kutukan Kecantikan membagikan kebandelan mereka selama proses syuting film tersebut, yang tidak bisa dilepaskan dari hal-hal berbau mistis.
Salah satunya berkaitan dengan keisengan dan kebandelan sikap Jourdy yang tidak segan mencari sesuatu hal menantang di lokasi syuting.
"Saat syuting, aku kan kadang iseng, 'Ayo-ayo, ada apa dong, nih?' Jadi, di dekat lokasi syuting ada air terjun. Sejak kali pertama datang ke situ, kami langsung ketagihan ke air terjun. Tetapi pas datang kedua kali, agak lain karena kami datang saat magrib," ungkap Jourdy seraya tertawa, dikutip Rabu (9/8).
Baca juga: Tampil di Film Horor Pertama, Hana Malasan Lakukan Riset Mendalam
Jourdy melanjutkan, sepulang dari air terjun yang berada di dekat lokasi syuting, dirinya bersama Hana Malasan dan beberapa pemain lain merasakan dampak tidak biasa yang muncul pada tubuh mereka berupa rasa pegal di bagian leher dan pundak.
"Memang ya salah sih ya momentum itu. Orang-orang sudah bilang agar jangan datang pas magrib, namun kami tetap bandel ke air terjun. Pulang dari situ, jadi banyak hal yang merepotkan, seperti ada rasa berat di bagian pundak. Sempat 'dibersihkan' oleh orang yang menjaga kami dan beliau bilang kalau ada yang 'ikut' dari air terjun," jelas Jourdy sambil tersenyum.
Sementara Hana Malasan juga membagikan tidak hanya cerita membandel bersama Jourdy Pranata dan rekan-rekannya, namun juga pengalaman unik selama proses syuting film Susuk: Kutukan Kecantikan.
Baca juga: Hana Malasan Sempat Disangka Benar-Benar Pakai Susuk
Salah satunya adalah penuturan beberapa orang yang beranggapan ada 'sesuatu' di sekitar dirinya selama ia memerankan karakter Laras di film tersebut.
Antara--Hana Malasan
"Ada satu adegan yang lumayan berat, aku lupa siapa tetapi ada tiga orang yang menghampiri aku dan masing-masing bilang, 'Hana, jangan melamun ya. Hana, istighfar ya.' Aku langsung berpikir, 'Ada apa,ya? Aku nggak terlalu merasakan apa-apa, namun mungkin orang-orang yang peka itu menyadari ada sesuatu di sekeliling aku," kata Hana dengan mimik serius.
Apa yang Hana tuturkan turut diamini sutradara Ginanti Rona, yang mencermati perubahan sosok sang aktris selama proses penggarapan film.
"Saat syuting, Hana berbeda sekali dengan karakter yang biasa aku kenal cengengesan. Aku sering memastikan, 'Hana, kamu oke kan ya?' Banyak momentum saat syuting yang membuat aku merinding karena melihat ekspresi Hana berbeda sekali. Ya kami juga bawa 'orang' untuk jaga-jaga," ungkap Gina.
Lebih lanjut Hana berkata salah satu tantangan yang ia rasakan selama proses syuting yang berlangsung selama bulan Ramadan tersebut adalah memusatkan energi agar tidak mudah terdistraksi oleh apa pun.
"Kami ada beberapa lokasi syuting. Justru kalau di lokasi ada sedikit energi yang 'berbeda', hal itu malah jadi energi lebih untuk memerankan karakter yang aku bawa. Cuma memang orang-orang yang ada di sekitar aku jadi mesti siap-siap saja sih, butuh energi besar juga untuk 'jaga' kami. Tapi semuanya menyenangkan. Jadi, kalau pun capek tapi di sekitar aku semua masih semangat," papar Hana.
Film Susuk: Kutukan Kecantikan diproduseri Ridla An-Nuur S dan Novi Hanabi, serta Husein M Atmodjo sebagai penulis skenario.
Susuk: Kutukan Kecantikan dijadwalkan tayang pada 31 Agustus di seluruh bioskop Tanah Air.
Selain Hana Malasan dan Jourdy Pranata, film ini juga menampilkan sejumlah nama di antaranya Ersya Aurelia, Muhammad Khan, Elang El Gibran, Izabel Jahja, Whani Dharmawan, dan MN Qomaruddin. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Film tersebut mengangkat cerita tentang Laras (Hana Malasan) yang ingin berhenti dari pekerjaannya sebagai PSK dan memperbaiki hubungannya dengan sang adik, Ayu (Ersya Aurelia).
Di film Susuk, Khan berperan sebagai Prasetyo, dukun yang harus menghadapi teror kutukan susuk yang mematikan.
"Pastinya semua berdasarkan riset, nanya-nanya sama orang yang biasa pakai dan melepaskan susuk, dan mencari tahu efeknya seperti apa."
"Dari awal, ketika kami mendesain karakter ini, kami bilang ke Hana bahwa dia adalah orang pertama yang kami tawarkan dan nggak ada opsi lain. Harus Hana yang mainkan, nggak boleh nolak."
Film Susuk: Kutukan Kecantikan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 31 Agustus 2023 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved