Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP band Zealous bersama legenda musik rock Indonesia Pay Burman merilis single baru berjudul "Tanpa Dirimu".
Single ini digarap musisi rock lintas generasi dengan melodi dan lirik rock khas era 1980-an dengan suguhan audio kekinian.
Proses kreatif di balik single "Tanpa Dirimu" melalui proses jamming bersama antara Pay Burman selaku produser dan seluruh personil Zealous.
Baca juga : Penyanyi Jessica Simpson Senang Habiskan Waktu dengan Anak di Alam
Terdengar pada single ini, Zealous dan Pay berupaya menghadirkan kembali melodi bergaya slow rock 1980-an dengan lirik lugas bercerita relasi cinta dengan pesan yang tetap universal.
Grup band yang terdiri dari Opop (Mario) pada vokal dan gitar, Gogon (Steve) pada bass, Joms (Josua) pada Gitar, dan Devo (David) pada drum sepakat memilih rock sebagai genre musik mereka.
Baca juga : Le Sserafim Konser di Indonesia 3 Oktober Mendatang
Zealous yang dibentuk di Bali ini konsisten mengusung musik bergenre rock dengan tampilan visual ala glam rock era 80an dan bisa dinikmati dikanal resmi Youtube zealousrockz, serta menyusul pada semua layanan streaming musik populer. (Z-5)
GRUP band Foo Fighters akan bertandang ke Indonesia pada 2 Oktober 2025 dalam rangkaian Asia Tours 2025. Indonesia sekaligus menjadi negara tujuan pertama
Bi-2, band rock Rusia-Belarusia yang menentang invasi Rusia ke Ukraina, kembali tampil di panggung setelah ditahan di Thailand pada Januari.
Keseriusan Qodir dalam berkarya ditunjukkan dengan merilis single ke 5 yang diberi judul ‘Aku Butuh Dia’. Lagu ini diambil dari kantung album ‘Seribu Bulan’ yang berisikan 9 lagu.
Harapan Peraukertas untuk lagu "Coba Lagi" adalah agar lagi ini menjadi anthem bagi mereka yang membutuhkan dorongan semangat.
Boygenius, trio indie rock yang terdiri dari Phoebe Bridgers, Julien Baker, dan Lucy Dacus, menjadi sorotan dengan enam nominasi Grammy.
HENTAKAN drum dan petikan kilat gitar ala komunitas punk/rock n roll Jakarta era 1990 an menggema di Festival Kopi Nusantara. The Ayayay membawakan lagu berjudul Melaju di Kecepatan Tinggi.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Secara naratif, lagu :) dari Second Semester mengisahkan tentang perjuangan seorang pria yang memilih bertahan pada harapan semu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved