Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP band asal Bandung Saleem Everybody merilis single perdana bertajuk Birama Asmara, yang bergenre retro pop.
Band yang beranggotakan Kamil (Vocal), Salman (guitar), Asrul (Guitar lead), Masdika (Bass), dan Devio (Drum) ini, terbentuk sejak 2018 dan kini memfokuskan diri terhadap genre retro pop.
Birama Asmara bercerita mengenai dua insan muda-mudi yang sedang kasmaran, dikemas dengan balutan tahun 60an menampilkan sosok pria yang amat terpesona dengan sang pujaan.
Baca juga: Gandeng Monica Karina, Kara Chenoa Rilis Please Don't Find Closure
"Lagu berjudul Birama Asmara ini adalah single perdana yang kami rilis ke berbagai platform musik digital di tahun ini," ujar Masdika dalam keterangan resmi, dikutip Senin (27/3).
Masdika menambahkan Saleem Everybody berharap lagu ini dapat dinikmati oleh semua penikmat musik.
"Serta dalam proses pembuatannya kita dapat berkembang semakin baik. Kurang lebih dalam lima bulan lagu Birama Asmara ini rampung dan dapat kita dengarkan bersama pada 2023 ini," kata Masdika.
Baca juga: Sambut Ramadan, Tompi Daur Ulang Lagu Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya
Kamil, selaku vokalis Saleem Everybody, bercerita bahwa lagu Birama Asmara menceritakan tentang kisah percintaan pada fase pendekatan dengan mengambil sudut pandang era tahun 1960-an namun dikemas dengan apik sehingga tetap dapat dinikmati pada masa ini.
Terkait dengan proses pembuatan Birama Asmara, Kamil bercerita bahwa band ini selalu mengirimkan materi mentahan kepada masing-masing personel untuk diuji coba dan dicocokkan satu sama lain sehingga membuat lagu yang bernuansa pop retro ini semakin enak setelah didengar.
"Nah, kami berusaha mencari judul yang identik dengan bahasa-bahasa yang cocok dengan tema lagu kami, jadi tercetuslah oleh salah satu personel gitaris kami dengan judulnya Birama Asmara," jelas Kamil.
Lirik Birama Asmara ditulis langsung oleh Salman, Kamil, dan Masdika dibantu Hadiyan Fazari Amirullah dalam proses mixing dan mastering, di bawah dapur rekaman Virgia Dwi di Ava Goodline Studio.
Lahirnya single ini sebagai wujud perkenalan dan ucapan syukur mereka terhadap siapa saja yang sudah mendukung dan terlibat dalam proses perkembangan Saleem Everybody di industri musik.
Walau menjadi lagu pembuka, Birama Asmara merupakan lagu spesial yang menjadi kebanggaan Saleem Everybody dengan proses yang lancar.
Melalui Birama Asmara, Saleem Everybody berharap bisa mendapatkan tempat tersendiri bagi para penikmat musik.
Selain itu, mereka juga berharap keberadaannya dapat menjadi wadah bagi kawan-kawan yang terlibat untuk menyalurkan ide kreatif mereka khususnya dalam dunia permusikan.
Birama Asmara ini sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik yang ada. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved