Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kelompok Seni Regina Art bersama senimannya Joane Win berhasil memukau hingga kancah internasional dengan pertunjukan seni monolog berjudul Cotton Candy. Misi seni monolog yang digelar mereka itu memang sengaja dibawa ke luar negeri sebagai bentuk diplomasi terhadap kekerasan seksual.
“Pementasan teater ini dapat menjadi sarana diplomasi yang baik dalam mengangkat nama Indonesia ke dunia internasional,” kata Joane Win dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/3).
Dalam pertunjukan monolog di New York, Amerika Serikat itu, Joane berperan sebagai Lisa, tokoh penyintas kekerasan seksual yang berjuang untuk mengatasi traumanya. Lembaga di mana Lisa bernaung, ternyata tidak serta merta dapat membantunya menyembuhkan luka batin yang ia rasakan.
Lisa juga digambarkan sesuai dengan realitas yang terjadi di mana banyak korban kekerasan seksual tidak mampu menjangkau akses kesehatan mental dan jauh dari pendampingan psikolog.
“Melalui lisa, semoga dapat mendorong banyak pihak untuk lebih memberikan dukungan bagi pemulihan mental korban kekerasan seksual sesuai dengan kondisi masing-masing korban. Para korban membutuhkan penanganan yang tepat dan harapan hidup yang masih panjang,” jelas Joane. (Z-4)
Jinyoung, seperti dikutip dari Soompi, Jumat (3/2), menulis lirik lagu Cotton Candy dan juga berpartisipasi dalam komposisi lagu tersebut bersama dengan Distract dan Ludwig Lindell.
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Anak-anak itu tampil percaya diri, berani, dan menyebarkan semangat positif melalui penampilan mereka yang dihiasi senyuman di atas panggung Red Nose
Bagi Slank, pementasan ini bukan hanya bentuk refleksi, tetapi pengingat perjalanan panjang yang tidak mudah.
Festival Teater Indonesia (FTI) hadir sebagai titik pertemuan lintas kota serta ruang berekspresi bagi ekosistem teater tanah air.
Resital Kelas Akting Titimangsa 2025 menghadirkan empat pertunjukan yang semuanya bersifat absurd namun dengan ciri absurd yang berbeda.
Festival Teater Indonesia (FTI) digagas oleh founder Titimangsa Happy Salma dan Direktur Titimangsa Pradetya Novitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved