Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GALA Premiere film layar lebar 'Glo, Kau Cahaya' akan digelar di XXI Bintaro Jaya Xchange Mall, Tangerang Selatan, Senin (6/3). Film panjang perdana karya sutradara Ani Ema Susanti ini dibintangi oleh Tatyana Akman, Kevin Royano, Ratna Riantiarno, Mamat Alkatiri, Monalisa Sembor, Wulan Guritno, dan Anggun C Sasmi.
Film ini bercerita tentang Gloria, seorang perempuan asal Papua, yang berjuang menghadapi depresi setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan serta mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Berkompetisi pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua, Glo belajar mengenal esensi kemenangan yang sesungguhnya.
Produser Eksekutif Hamka Handaru meyakini film 'Glo, Kau Cahaya' akan diterima masyarakat Indonesia meskipun saat ini genre yang tengah menjadi tren di masyarakat adalah genre film horor. Film ini salah satunya bertujuan untuk memberikan legacy kepada masyarakat Papua.
"Kami ingin mengirimkan pesan bahwa Papua juga mampu dan bisa sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Bisa mengerjakan karya ini adalah sebuah kehormatan. Semoga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia," kata Hamka dalam siaran pers, Senin (6/3).
Tatyana Akman mengungkapkan tawaran peran sebagai Gloria, tokoh utama film ini, datang bagaikan sebuah jawaban alam semesta atas keinginannya. "Waktu sebelum dapat peran ini sempat bilang pengen deh memainkan role di film coming of age dengan karakter yang berjuang untuk kesehatan mentalnya. Tak lama kemudian dapat kabar untuk memerankan Gloria. Jadi aku rasa ini jawaban dari semesta," kata Tatyana.
Ia pun mengatakan bermain sebagai Gloria memiliki tantangan tersendiri. "Sangat sulit sebenarnya karena harus belajar logat, menjadi atlet renang, serta (mengungkapkan) emosi yang dirasakan Gloria juga berat sekali," tambahnya.
Sementara itu, aktor Kevin Royano mengakui tantangan yang dihadapinya untuk memerankan karakter dalam film ini sangat besar dan membuat dirinya takut pada awalnya. Hal tersebut diakibatkan peran yang ia mainkan sangat jauh dengan kesehariannya, dari mulai cara berbicara, bahasa, budaya, aktivitas fisik, dan lain sebagainya. "Saya sempat berpikir untuk mundur dari project ini karena saya mengira kurang mampu. Namun saya memutuskan untuk memberikan semuanya yang saya bisa," kata Kevin.
Ia pun berharap film 'Glo, Kau Cahaya' ini bisa menginspirasi siapa pun yang menontonnya. "Edukasi lewat film sangat penting dan kita bisa mengenalkan budaya indonesia yang sangat kaya kepada dunia. Saya berharap Film Glo Kau Cahaya bisa memberikan kenangan yang manis untuk penontonnya," katanya.
Sementara itu, Wulan Guritno juga mengungkapkan alasannya tertarik terlibat dalam film ini. Wulan pun berharap para penonton nantinya mendapatkan sesuatu dari film ini.
"Film itu jendela atas kehidupan-kehidupan yang ada, kejadian-kejadian, situasi-kondisi yang mungkin tidak alami secara langsung tetapi kemudian kita bisa terinformasikan lewat film. Sehingga kita bisa menyampaikan sesuatu atau mengedukasi sesuatu lewat sebuah film," ujar wanita keturunan Inggris ini.
Selain menonton film, Gala Premiere 'Glo, Kau Cahaya' nanti di antaranya akan berisi agenda Chit Chat Bersama Media, Meet and Greet Pemain Film, Performance (Tifa Dance), dan Foto Season Tamu UndanganVIP & Talent. Setelah Gala Premiere di Bintaro, Film ini rencananya akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 9 Maret 2023. (OL-8)
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Lebih dari dua dekade perjalanan memperlihatkan konsistensi Muchtar P Simanjuntak dalam membangun visi besar. Ia tidak pernah berhenti menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved