Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CATE, musisi kelahiran Kanada sekaligus selebritas TikTok, merilis karya terbarunya yakni album mini (extended play/EP) bertajuk Tell Me Things You Won't Take Back.
Berisi delapan lagu, Tell Me Things You Won't Take Back merupakan cerminan dari seseorang yang pindah ke London sejak dua tahun lalu dan melihat berbagai macam perasaan yang ada di kota tersebut.
"Pindah ke London memberikanku kesempatan untuk merasakan semua perasaan yang aku tuangkan dalam EP ini secara penuh. Di London, aku menemukan bahwa kamu bisa menentukan siapa dirimu sepenuhnya," kata Cate dalam keterangan resmi, Rabu (2/11).
Baca juga: Bono Rilis Buku Memoar
Cate memasukkan unsur pengalaman romantis ke dalam musiknya sehingga London benar-benar terasa sangat bebas dibandingkan komunitas Kristen kecil di daerah asalnya di Kanada.
Walau begitu, EP tersebut dikatakan Cate menceritakan kisah yang universal bagi setiap manusia.
Tell Me Things You Won't Take Back bisa dibilang sebagai proyek Cate dan teman-temannya yakni Emily, Hatti, Dom, Adamas, Mouzourakis, Duncrot, dan Joe Rubel.
Emily membuat artwork untuk EP, Hatti membantu memotret materi foto dari EP ini, Dom terlibat dalam pembuatan video musik, sementara Adams, Mouzourakis, dan Duncrot ikut membantu Cate dalam penulisan lagu. Sedangkan Joe Rubel menjadi produser untuk EP tersebut.
"Jika orang-orang dapat mendengarkan lagu-lagu di EP ini dan merasa nyaman dengan perasaan ragu-ragu akan apa yang telah mereka lakukan dalam kehidupannya, menurutku itu sangat menyenangkan," pungkas Cate. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved