Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM dapat dibagi dalam kelompok atau jenis tertentu berdasarkan cerita yang disampaikan dalam film, pembagian atau pengelompokan tersebut disebut juga dengan genre.
Genre adalah jenis, tipe, atau kelompok sastra atas dasar bentuknya; ragam sastra. Yang berarti, genre tidak hanya ada pada film, namun terbuka untuk semua jenis sastra.
Baca juga: Empat Hari, Penonton Miracle In Cell No 7 Raih Lebih dari 1 Juta Penonton
Genre penting dan harus ada dalam sebuah film, untuk menentukan arah cerita dan komponen karakter yang terdapat dalam film. Selain itu, genre dapat juga membantu para calon penonton untuk tetap menonton atau tidak menonton film tersebut.
Genre film mengalami banyak perkembangan dan pembaharuan. Hal ini tidak dan tidak bukan karena perkembangan industri film yang semakin pesat.
Dengan bantuan Computer Cinematic Graphic (CGI), film yang hanya dapat tercipta di imajinasi, dapat divisualisasikan. Hal ini juga membantu perluasan genre, dimana, terdapat sebuah cerita atau karakter yang sepenuhnya berasal dari ciptaan CGI. Maka, berikut adalah pembagian genre film yang ada pada umumnya.
1. Genre Aksi
Genre aksi bercerita mengenai konfrontasi fisik antara tokoh, yang melibatkan aksi dalam filmnya. Film aksi merupakan salah satu genre yang populer dalam industri film karena menciptakan rasa tegang bagi para penontonnya.
2. Genre Drama
Genre ini menceritakan kisah dari sebuah tokoh yang dihadapkan pada sebuah masalah, dimana dia harus menyelesaikan masalah tersebut, dalam cerita, juga ditunjukkan hal yang dapat menciptakan rasa relevan bagi para penonton, karena genre drama pada umumnya dibuat berdasarkan kisah atau stereotip yang ada.
3. Genre Romantis
Sesuai namanya, genre romance menceritakan kisah cinta yang tercipta di antara para tokoh. Bagaimana cintanya dapat terbangun, dan bagaimana para tokoh menyelesaikan masalah yang ada, genre romance dapat membuat para penonton ikut bahagia atau sedih, tergantung pada akhir film yang dibuat.
4. Genre Komedi
Genre komedi menciptakan sebuah cerita yang lucu dan dapat membuat penonton tertawa. Dalam genre film ini, penonton dapat tertawa baik dari adegan tokoh, percakapan, atau alur ceritanya.
5. Genre Horor
Jika anda menginginkan film yang dapat menciptakan rasa takut, maka genre horor adalah pilihan yang tepat. Genre horor sering diasosiakan dengan kisah yang memiliki atau menceritakan tokoh dan pertemuannya dengan hantu, meskipun tidak selalu, namun hantu seringkali dapat menciptakan rasa takut bagi penonton.
6. Genre Animasi
Sesuai dengan namanya genre animasi berarti kisah dan tokoh yang terdapat dalam film, tidak bertindak sesuai dengan keinginan aktor dan artisnya. Adegan, latar, tokoh tercipta dari suatu animasi yang digambar oleh produser.
7. Genre Dokumenter
Berbeda dengan genre lainnya, yang umumnya bersifat fiksi. Genre dokumenter menceritakan hal yang bersifat non fiksi, artinya, terdapat kisah yang nyata dan benar yang terjadi sebelumnya, dan di filmkan. (OL-1)
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Film anime legendaris karya sutradara Makoto Shinkai, 5 Centimeters Per Second (2007), akhirnya akan tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 16 Januari 2026.
Di film ketiga Avatar, James Cameron kembali membawa penonton ke Pandora dalam sebuah petualangan baru yang imersif bersama Jake Sully.
Melalui SSK, siswa diperkenalkan dengan berbagai isu kependudukan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
MVP Pictures merilis tampilan perdana (first look) film horor terbaru berjudul Dia Bukan Ibu
Menteri Wihaji mengajak remaja GenRe untuk terus mengembangkan potensi diri, menemukan minat dan bakat,
Bad To Say berharap industri musik Indonesia terus berkembang serta memberikan lebih banyak ruang untuk musisi indie.
“Kalau buat gue, semakin banyak mendengarkan lagu dari berbagai genre makin banyak referensi untuk compose lagu."
Tur Arch Enemy 'Decievers' Asia akan ditutup di Jakarta, pada 23 Mei 2024 di Taman Kota Peruri, Blok M, Jakarta Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved