Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI lebih dari dua tahun terdampak kebijakan pembatasan selama pandemi covid-19, kini musisi kembali bangkit dan menggelar festival musik Prost Fest 2022 yang bertempat di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali, 13–14 Agustus 2022.
Terbukti, 10.000 tiket yang disediakan oleh penyelenggara festival langsung habis terjual (sold out) hanya dalam waktu satu hari sejak akses penjualan dibuka.
“Ini menunjukkan para pecinta musik Indonesia sangat menantikan momen seperti ini. Kami lihat sejak Juni sudah banyak festival (musik), dan kami ikut berkontribusi terhadap industri musik Indonesia (dengan menyelenggarakan Prost Fest 2022),” kata perwakilan penyelenggara Harianus Zebua saat konferensi pers di Kuta, Senin (8/8).
Ia menjelaskan Prost Fest juga menjadi bentuk perayaan terhadap kebangkitan para musisi dan industri musik di Tanah Air.
“(Pandemi) ini sudah (mulai) kondusif sehingga dari manajemen (OT Group) kami lihat, ayo rayakan kebangkitan industri kreatif, mari keluar. Nah, muncul ide membuat Prost Fest, dan Bali mendapat kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan, karena kami lihat Bali cukup terpukul juga saat pandemi,” ungkapnya.
Baca juga: Festival Reggae Katchafest akan Digelar di Pantai Melasti Sambut Wajah Baru TT Beach Club
Prost Fest 2022 bakal terdiri dari dua panggung yaitu Prost Stage dan Singaraja Stage. Festival itu siap menampilkan 34 musisi nasional dan lokal Bali sejak pukul 14.00 WITA sampai dengan 23.00 WITA.
Beberapa kelompok musik dan musisi papan atas yang terkonfirmasi hadir, di antaranya NOAH, Kahitna, Slank, Superman Is Dead, Navicula, Barasuara, Tipe-X, HIVI!, RAN, Andmesh, Shaggydog, The Adams, Mahalini, Rizky Febian, dan Judika.
Musisi lainnya yang bakal tampil yaitu Fourtwnty, Jason Ranti, Ndarboy Genk, The Panturas, Nosstress, Diskoria, The Hydrant, Kaleb J, Sundancer, Juicy Lucy, Manja, The Dare, Rub of Rub, Soulfood, Milledenials, Jangar, Joni Agung & Double T, Oomleo Berkaraoke & Andika Mahesa, Rollfast, dan The Paps.
“Sebagai festival yang baru pertama kali diselenggarakan, Prost Fest 2022 menjadi ajang unjuk talenta dan karya bagi para musisi Indonesia baik yang berskala nasional maupun para pendatang baru di Tanah Air,” kata Program Director Prost Fest Muhamad Aldian.
Dia menambahkan khusus di Singaraja Stage sekitar 70% penampilnya merupakan musisi asal Bali.
“Singaraja Stage menjadi tempat eksplorasi para artis dan band lokal asal Bali. Ini adalah perwujudan salah satu misi Prost Fest 2022 yang ingin memperkenalkan talenta-talenta lokal Bali ke kancah yang lebih luas lagi,” tuturnya.
Sejauh ini, tiket Prost Fest 2022 memang masih dinyatakan sold out atau terjual habis. Namun, penyelenggara masih membuka kemungkinan ada tiket tambahan yang bakal dibuka.
“Memang ada demand (permintaan), tetapi kami masih menghitung kuantitas zona area festival memungkinkan atau tidak. Kami akan komunikasikan sebelum hari H,” tukas Aldian.(Ant/OL-5)
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved