Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MELANJUTKAN karya-karya sebelumnya seperti Dark Places feat Kwesi dan Take Me Higher feat fknsyd, produser dan musisi Manila Killa kembali dengan sebuah single baru berjudul Dusk, yang turut menampilkan penyanyi dan penulis lagu Lights dari label musik Moving Castle.
Selain itu, produser asal Filipina yang berbasis di Los Angeles itu dengan bangga mengumumkan album perdananya Dusk, yang akan dirilis pada 21 Juli.
"Dusk adalah lagu yang selalu aku bayangkan untuk dimainkan di perjalanan meninggalkan kota menuju padang pasir. Aku memastikan untuk merangkum perasaan itu dalam produksi lagu ini dan bekerja sama dengan Lights untuk mengisi bagian vokalnya. Ini merupakan hal yang spesial bagiku karena aku selalu mengagumi Lights dan telah mendengarkan banyak lagunya sebelum aku bahkan memulai perjalananku dalam produksi musik, jadi rasanya ini seperti sebuah cerita yang penuh ketika aku bisa mengajaknya di lagu ini. Aku harap para pendengar musikku dapat merasakan emosi dan perasaan rindu ketika mendengarkan lagu ini, seperti yang aku rasakan sepanjang perjalananku dalam membuat lagu ini selama satu tahun terakhir,” ujar Manila mengenai lagu ini.
Baca juga: Rose BLACKPINK Ubah Penampilan
Menjelajahi berbagai aliran dan perasaan, Dusk dengan jelas menangkap keseimbangan kinetik antara keanggunan dari kedua musisi ini.
Suara gemuruh Lights menghidupkan lirik lagu yang memberikan warna pada lagu ini, disandingkan dengan desain suara Manila Killa yang halus. Manila Killa tanpa henti mendorong batasan-batasan musik elektronik untuk dirinya sendiri, dengan gigih memberikan sound yang khas dari musiknya namun tidak pernah memiliki dua lagu yang terdengar sama.
Dikurasi dari sebuah skenario yang dibayangkan ketika seseorang melarikan diri dari kota yang riuh menuju tempat yang lebih tenang, Dusk membawa perasaan tersebut, bersamaan dengan diumumkannya album studio perdana Manila, yang akan hadir di tengah kesuksesan besarnya, baik di dunia digital maupun tur dan konser.
Mengambil inspirasi dari berbagai keindahan berbagai budaya di seluruh dunia, Chris Gavino, yang juga dikenal sebagai Manila Killa adalah seorang produser yang tergugah oleh petulangannya mengelilingi dunia.
Kini, sebagai seorang produser dengan katalog yang luas, Manila Killa memulai perjalanannya di dunia musik ketika masih duduk di bangku sekolah menengah di Filipina dengan menggabungkan pelajaran otodidak Ableton-nya dengan kegemarannya akan musik elektronik.
Dipandu dengan suara-suara yang menggugah emosi dan melodi musik dance, Manila Killa berhasil menghasilkan karya yang cocok untuk mengekspresikan emosi dan gairah para pendengarnya.
Pada 2014, ia membentuk duo house sukses Hotel Garuda dan ikut mendirikan label rekaman independennya sendiri, Moving Castle yang menaungi berbagai artis seperti Robokid, Slow Magic, Khamsin, dan banyak lagi.
Sejak kepergiannya dari Hotel Garuda pada 2018, Manila Killa menyempurnakan keterampilan solonya dengan debut EP-nya pada 2019, 1993, yang mendapat pujian dari berbagai media internasional seperti Billboard, Forbes, Ones To Watch, Complex, Paper, dan NYLON.
Dengan berbagai remix dari Chvrches, The Knocks, Tegan and Sara, dan penampilan di berbagai festival seperti Firefy, Electric Zoo, Head in the Clouds dari 88rising, dan banyak lagi, Manila Killa telah mengukuhkan namanya sebagai salah satu produser, musisi, dan kolaborator yang banyak diminati.
Dengan dedikasi yang tinggi untuk musik dance kontemporer, Manila Killa menyaring pengalaman dan keahliannya selama bertahun-tahun untuk mengungkap album perdananya yang siap dirilis pada musim panas tahun ini.
Kini, Top 10 Streaming Markets Manila di seluruh dunia termasuk Malaysia, Indonesia, Taiwan dan Singapura. (RO/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved