Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI, penulis lagu, dan produser asal Yogyakarta Febinda Tito sukses meraih lebih dari 2.2 juta stream untuk album perdananya, Perayaan Rasa, yang ia rilis secara independen pada 25 Februari 2022 lalu melalui SoundOn+.
Diwarnai lirik-lirik jujur dan serba relatable, permainan gitar yang menyentuh, ditambah melodi-melodi vokal yang catchy, album berisi 14 lagu tersebut mampu membawa semua pendengarnya masuk ke dalam berbagai ruang emosi hati Febinda.
Sebelumnya, ia sempat dipenuhi keraguan dan ketidak percayaan diri terhadap musiknya sendiri. Namun dengan penuh keberanian dan dukungan keluarga serta teman-teman terdekatnya, Febinda akhirnya membagikan lagu pertamanya, Manusia Tak Sempurna, pada awal 2020.
Baca juga: Absen Lima Tahun, Audy Kembali Merilis Single Lewat Karya Legenda Dodo Zakaria
Kesuksesan Febinda tidak terlepas dari peran aplikasi TikTok yang sukses menyebarkan musik pop khas Febinda ke khalayak luas.
Single ke-2-nya, Pelarian, sukses mengambil perhatian banyak pencinta musik Tanah Air saat lagu tersebut viral di TikTok.
Hingga kini, Pelarian telah didengarkan lebih dari 800 ribu kali di Spotify dan video musiknya telah ditonton lebih dari 696 ribu kali di YouTube.
Febinda secara konsisten terus membagikan emosi terdalamnya lewat sejumlah single sepanjang 2020 dan 2021 yaitu Intention (feat. Miss Anaquita), You Told Me How to Not Love U Again, Pernah Buat Bahagia, Kamu Dan Masa Lalu, dan I Still Love You.
Tujuh lagu yang telah Febinda bagikan sejak awal 2020 akhirnya masuk ke album Perayaan Rasa, yang ia rilis pada 25 Februari 2022 lalu.
Sebanyak 7 lagu baru masuk ke album tersebut termasuk single utama berjudul Sementara.
Hingga hari ini, Sementara telah dipakai sebagai sound oleh 16.5 ribu konten TikTok (1.2 juta view). Lirik-lirik Sementara yang membahas tentang ketidakmampuan Febinda melupakan seseorang yang telah lama pergi ternyata mampu membuat namanya semakin dikenal di belantika musik Indonesia.
Bagi Febinda, hal paling penting selama perjalanan musiknya adalah niat untuk memulai.
“Semuanya yang penting dimulai dulu. Sebelum album perdanaku lahir, ceritaku berawal dari rumah kecil di Jogja 2 tahun lalu tanpa pengetahuan apa pun tentang menulis dan memproduseri lagu.” ujar Febinda. (RO/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Melalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Febinda Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan.
Lagu Febinda Tito, Berakhir Sebelum Dimulai, mengangkat tema tentang sebuah hubungan yang berakhir bahkan sebelum statusnya jelas.
Lewat lagu tersebut, pria yang akrab disapa Tito itu mengambil langkah move on setelah di karya-karya sebelumnya menceritakan percintaan yang gagal.
"Single ini bercerita tentang hubungan yang mengambang dan tidak pasti. Tidak baik-baik saja namun masih memiliki satu sama lain tanpa ada kepastian mau dibawa kemana."
Lagu bergenre pop itu menawarkan komposisi ringan yang enak untuk diperdengarkan oleh anak muda dengan durasi 3 menit 41 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved