Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYA Bey adalah seorang musisi R&B dengan karya-karya penuh cerita menarik. Ia dapat dengan mulus menavigasi suka dan duka kehidupan yang hadir melalui musiknya.
Album baru Bey, Remember Your North Star, yang siap dirilis 17 Juni mendatang melalui Big Dada, merangkum berbagai rollercoaster emosi lewat perpaduan genre soul, jazz, reggae, afrobeat, dan hip-hop yang penuh rasa.
“Aku melihat sebuah tweet yang mengatakan, ‘Perempuan berkulit hitam tidak pernah melihat cinta yang sehat atau dicintai dengan cara yang sehat.' Ini merupakan suatu luka yang dalam bagi kami dan membuatku berpikir tentang tanggapan kami terhadap hal ini sebagai perempuan kulit hitam,” kata Bey tentang inspirasi dari judul album Remember Your North Star, sebuah proyek yang sepenuhnya ia tulis sendiri, dimana ia juga menjadi produser utama dengan bantuan Aja Grant (dari Phony Ppl) dan DJ Nativesun.
Baca juga: BIGBANG akan Lakukan Comeback pada 5 April
“Jadi album ini menjadi semacam tesisku. Meskipun kita memiliki peran untuk menjadi berbagai tipe perempuan yang berbeda, pada akhirnya kita menginginkan cinta: cinta akan diri sendiri dan cinta dari komunitas kita. Album ini adalah pengingat akan tujuan itu,” lanjutnya.
Kepiawaiannya dalam bercerita ditampilkan melalui single utama album itu, Keisha, sebuah ekspresi dari para perempuan yang muak ketika telah memberikan segalanya untuk suatu hubungan, namun tubuh maupun pikiran mereka sepertinya tidak pernah cukup.
Single ini hadir dengan sebuah video klip yang disutradarai dan dikoreografikan oleh Bey sendiri.
"Video ini adalah deklarasiku bahwa ini adalah saatnya aku menghabiskan waktu dengan diriku sendiri dan merasa bebas,” kata Bey.
DOP (Director of Photography) Chassidy David juga menambahkan, “Aku sangat senang bekerjasama dengan Yaya dalam pembuatan video klip yang menggambarkan bagaimana banyak wanita merasa tertekan untuk selalu seakan memberikan segalanya demi cinta dan penerimaan, namun secara bersamaan menunjukkan bahwa cinta dan penerimaan sejati hanya bisa datang dari dalam diri sendiri."
Proyek-proyek Bey sebelumnya seperti EP The Things I Can't Take With Me pada 2021 — sebagai rilisan pertama saat peluncuran kembali Big Dada sebagai label yang dijalankan oleh orang-orang berkulit hitam dan berwarna dan etnik minoritas, untuk musisi-musisi berkulit hitam dan berwarna serta etnim minoritas— album 'Madison Tapes’ (2020), dan album 'The Many Alter - Egos of Trill'eta Brown' (2016) meraih sambutan hangat dan pujian dari berbagai media internasional seperti Pitchfork, Rolling Stone, NPR, Essence, Document Journal, Harper’s Bazaar, FADER, HotNewHipHop, Dazed, Clash, FACT, Crack Magazine, The Line of Best Fit, dan Mixmag.
Pada 2021, Bey juga dipercaya majalah Rolling Stone untuk berkontribusi dalam pemilihan lagu-lagu untuk daftar The 500 Greatest Songs of All Time.
Kemampuan Bey untuk memahami sifat kaleidoskopik emosional perempuan, khususnya perempuan kulit hitam, adalah inti dari keseluruhan albumnya.
Sebagai seorang seniman multidisciplinary dan kurator seni yang diakui secara kritis, dengan beberapa fine art residencies bersama MoCADA, ia mengadaptasi tema misogini, membongkar generational trauma, romansa, hubungan antara anak dan orangtua, pemberdayaan perempuan, dan cinta akan diri sendiri.
Remember Your North Star melanjutkan evolusi pribadi dan artistik Bey saat ia berusaha untuk menjadi suara bagi para wanita berkulit hitam.
“Aku merasakan bagaimana musik memberi sebuah kekuatan untuk dapat mengubah apa pun yang terjadi pada diriku menjadi sesuatu yang berharga. Musik membantuku melihat nilai dari apa yang terjadi dalam hidupku,” jelasnya. “Musik memiliki sebuah jiwa dan semangat. Ini adalah sebuah budaya dan saya bangga berada di dalam komunitas itu, menyumbangkan cerita saya yang membuat kami semua tetap terhubung.” (RO/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Lirik-lirik serba jenaka dinyanyikan oleh suara lembut Yaya Bey di lagu barunya yang turut dirilis dengan sebuah video klip yang disutradarai dan dikoreografikan oleh Yaya sendiri.
Kemampuan Bey untuk memahami sifat kaleidoskopik emosional perempuan, khususnya perempuan kulit hitam, adalah inti dari keseluruhan albumnya.
Pour Up adalah lagu yang kaya akan groove yang dirilis dengan sebuah video musik yang disutradarai Yaya sendiri.
Lagu terbaru Bey itu diambil dari album terbarunya yang akan datang, Remember Your North Star, yang siap dirilis pada 17 Juni 2022 mendatang lewat Big Dada.
Alright adalah sebuah lagu yang menenangkan dengan sentuhan jazz yang menampilkan kecintaan Bey akan bintang-bintang ikonik dari musik jazz seperti Billie Holiday.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved