Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS Abdel Achrian dan Deddy Mahendra Desta menyentil Federasi Tenis Meja Indonesia (PTMSI) agar tidak ribut melulu sampai harus mengorbankan para atlet gara-gara konflik internal, yang tidak kunjung usai di badan kepengurusan induk cabang olahraga tersebut.
Hal tersebut disampaikan Abdel dan Desta usai keduanya melakukan pertandingan persahabatan tenis meja yang ditayangkan lewat saluran Youtube Vindes, akhir pekan lalu.
"Terima kasih untuk pertandingan semalam. Semoga nasib pingpong di Indonesia tidak 'dipingpong' lagi sama organisasinya," kata Abdel melalui akun Twitter pribadinya, @abdelachrian.
Baca juga: Zaskia Adya Mecca Minta Orangtua Pastikan Anak Perempuan Divaksin HPV
Pesan serupa juga disampaikan Desta. Dia berharap pertandingan persahabatan itu bisa membuka mata jajaran pengurus federasi tenis meja untuk tidak cekcok melulu.
"Semoga friendly match yang menyita perhatian ini bisa membuka mata dan hati pengurus tenis meja Indonesia. Jangan ribut-ribut terus hingga mengorbankan atlet-atlet kita. Mereka butuh kompetisi," cuit Desta dalam akun Twitter pribadinya @desta80s.
Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) telah mengalami perpecahan setidaknya dalam lima tahun terakhir.
Hingga kini, bahkan ada tiga orang yang mengklaim sebagai ketua kepengurusan yang sah, yakni PTMSI kubu Oegroseno, Lukman Eddy, dan Peter Layardi.
Imbas perpecahan tersebut, PTMSI tidak bisa menggelar kejuaraan nasional apa pun ataupun mengirim atletnya dalam event-event internasional.
Cabang tenis meja juga tidak diizinkan untuk dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021. (Ant/OL-1)
Dalam setahun, terdapat lima turnamen utama sebagai ajang seleksi menuju tim nasional usia di bawah 21 tahun, dengan keterlibatan sekitar 3.000 atlet.
Petrus mengatakan akan merangkul semua pihak pemangku pingpong di Tanah Air untuk mengembangkan dan mengembalikan kejayaan tenis meja Indonesia di forum internasional.
Liga Silataruna Mayapada diikuti oleh 12 klub putra dan putri.
NOC Indonesia memastikan atlet tenis meja Indonesia dapat mengikuti kegiatan single maupun multicabang internasional.
SEKJEN Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Mithuna Noeradi didampingi kuasa hukumnya, Hutomo Lim, memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.
Padahal, mereka telah menunjukkan performa yang menjanjikan untuk SEA Games 2025 di Thailand.
Di antaranya adalah sutradara Joko Anwar, komedian Abdel Achrian, dan Arie Kriting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved