Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA New York, Rabu (2/2), mengatakan telah mendakwa empat orang terkait kematian aktor serial The Wire, Michael K Williams karena overdosis.
Williams, yang berperan sebagai Omar Little dalam serial televisi kenamaan itu meninggal karena overdosis pada September lalu.
Aktor berusia 54 tahun itu ditemukan tewas di apartemennya di New York.
Baca juga: Joe Rogan, Bintang Podcast Spotify yang Dituding Sebar Misinformasi
Keempat orang itu didakwa melakukan konspirasi untuk menyebarkan fentanyl bercampur heroin kepada Williams.
Keempat orang itu adalah Irvin Cartagena, Hector Robles, Luis Cruz dan Carlos Macci.
Cartagena adalah orang yang menjual narkoba mematikan itu kepada Williams. Dia terancam hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup.
Koroner New York menyebut Williams meninggal karena keracunan dari kombinasi fentanyl, p-fluorofentanyl, heroin, dan kokain.
Williams dipuji karena perannya di serial The Wire sebagai perampok gay yang mengincar pengedar narkoba.
Dia juga berperan sebagai Albert 'Chalky' White dalam serial HBO Broadwalk Empire.
Aktor itu secara terbuka mengakui dirinya bermasalah dengan kecanduan narkoba dan menghabiskan sebagian dari pendapatannya dari serial The Wire untuk membeli narkoba. (AFP/OL-1)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Aktor berusia 54 tahun itu dilaporkan meninggal dunia karena overdosis obat terlarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved