Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR cilik Akiva Sardi mengaku mengalami kesulitan saat harus berakting menangis.
Pementasan teater Mereka yang Menunggu di Banda Neira merupakan debut bagi Akiva. Sebelumnya, dia belum pernah memiliki pengalaman di dunia seni peran meski sang ayah Lukman Sardi adalah seorang aktor ternama.
"Ini pertama kali aku akting. Aku kesulitan sekali menangis. Aku belum mencari cara untuk menangis dan marah," kata Akiva dalam jumpa pers pementasan teater Mereka yang Menunggu di Banda Naira, Jumat (17/12).
Baca juga: Lukman Sardi Terkesan Berakting Bareng Anak
Akan tetapi, Akiva merasa bersyukur lantaran ada pelatih akting yang membantunya untuk bisa menangis secara alami.
Akiva juga menceritakan tantangan lain dalam bermain teater, yakni menghadapi rasa cemas di panggung.
"Kesulitannya adalah meng-handle nervous di atas panggung dan di depan penonton. Tapi waktu naik panggung, nervous aku langsung keluar, aku merasa free banget, enjoy banget," kata Akiva.
Setelah pementasan Mereka yang Menunggu di Banda Naira berakhir, Akiva merasa sangat senang sekaligus beruntung karena dapat kesempatan yang luar biasa.
Dia pun berharap ke depannya bisa mendapat kesempatan lain untuk bermain teater ataupun film.
"Aku senang sekali, enjoy banget, dan opportunity-nya besar sekali. Aku mau main teater lagi atau film," ujar Akiva.
Akiva berperan sebagai Des Alwi dalam lakon Mereka yang Menunggu di Banda Naira.
Pementasan itu dapat disaksikan secara gratis melalui kanal YouTube IndonesiaKaya mulai 17 Desember pada pukul 19.00 WIB hingga 6 bulan ke depan. (Ant/OL-1)
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Anak-anak itu tampil percaya diri, berani, dan menyebarkan semangat positif melalui penampilan mereka yang dihiasi senyuman di atas panggung Red Nose
Bagi Slank, pementasan ini bukan hanya bentuk refleksi, tetapi pengingat perjalanan panjang yang tidak mudah.
Festival Teater Indonesia (FTI) hadir sebagai titik pertemuan lintas kota serta ruang berekspresi bagi ekosistem teater tanah air.
Resital Kelas Akting Titimangsa 2025 menghadirkan empat pertunjukan yang semuanya bersifat absurd namun dengan ciri absurd yang berbeda.
Festival Teater Indonesia (FTI) digagas oleh founder Titimangsa Happy Salma dan Direktur Titimangsa Pradetya Novitri.
Lukman Sardi beradu akting dengan anak sulungnya, Akiva Sardi, di pementasan teater Mereka yang Menunggu di Banda Naira.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved