Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERAN film Yuni Arawinda Kirana membagikan pengalamannya saat menghadiri ajang Red Sea International Film Festival (RSIFF) 2021, yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.
Dalam festival tersebut, ia berhasil membawa pulang penghargaan Silver Yusr Award kategori aktris terbaik berkat perannya di film Yuni.
Arawinda mengaku senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan berharga ini sekaligus mewakili Indonesia di ajang penghargaan tersebut.
Baca juga : Arawinda Kirana Sebut Film Merupakan Medium untuk Suarakan Isu Gender
Ia juga tidak menyangka dengan respon positif yang ditunjukkan orang-orang yang menghadiri screening dan forum tanya-jawab film Yuni.
"Saya dari kemarin itu ngobrol sama orang-orang yang appreciate banget sama film ini. Mereka sampai nyamperin kami untuk memberi pujian dan apresiasi," katanya saat dihubungi, Rabu (15/12).
Saat menghadiri RSIFF, ia juga berkesempatan menonton beberapa film yang ditayangkan di festival tersebut, seperti Belfast, karya sutradara Kenneth Branagh; Europa, karya Haider Rashid; serta Official Competition, karya Gaston Duprat dan Mariano Cohn.
Baca juga : Laura Basuki Mengaku Bahagia Bisa Tampil di BIFF 2023
Menurut Arawinda, ketiga film tersebut meninggalkan kesan tersendiri baginya.
"Misalnya, ada film teman saya di sini. Dia bersama saya memenangkan kategori aktor terbaik, namanya Adam Malik. Film yang dia mainkan judulnya Europa dari Irak. Filmnya bagus, ceritanya tentang pengungsi. Bagus banget, sih, performance-nya," ujarnya.
Gelaran RSIFF diadakan secara langsung mulai Senin pekan lalu (6/12) hingga Selasa (15/12).
Baca juga : Ario Bayu Sebut Kehadiran Film Indonesia di BIFF Pertanda Kebangkitan Film Indonesia
Sebetulnya, RSIFF pertama kali diumumkan pada 2019, namun acara perdana yang direncanakan pada tahun lalu batal akibat pandemi.
Momen RSIFF hadir menyusul kebijakan reformasi yang dilakukan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sejak 2017.
Sebelumnya, Arab Saudi telah lama menerapkan kebijakan budaya yang cenderung konservatif. Pada 2018, negara di Timur Tengah itu sudah memperbolehkan perempuan mengemudi hingga kembali membuka bioskop.
Baca juga : Dapat Undangan ke Festival Film Cannes, Song Joong Ki Bersemangat
"Di Red Sea Film Festival juga yang datang ada banyak negara dan beragam. Contoh random, ada model-model Victoria's Secret Angels, mereka (di sini) berpakaian seperti biasanya di Amerika. Lalu ada Naomi Campbell juga kemarin, dia memakai pakaian yang backless," cerita Arawinda.
Ditemani aktris Boah Sartika, yang memerankan karakter Uung, dan Anne Yasmin sebagai Tika dalam film Yuni, Arawinda juga sempat menjelajahi beberapa destinasi di sekitar Jeddah di tengah jadwal acara RSIFF, salah satunya Cornish Sea Salt.
Ia bercerita bahwa tempat-tempat di Jeddah sangat bersih dan terawat sehingga menimbulkan kenyamanan tersendiri bagi pelancong, termasuk di Cornish Sea Salt hingga semua sudut jalanan kota Jeddah.
Baca juga : Harry Styles Lakukan Debut di Festival Film Toronto
"Kemarin, saya ada satu fenomena di mana kami telat untuk screening dan sesi Q&A, jadi kami harus lari menjelajahi festival yang sangat besar itu. Lalu kami nyeker karena kan pakai heels, jadi sakit. Kaki saya sama sekali nggak kotor, padahal itu jalan raya lho, dan sebersih itu di sini, seterawat dan sedisiplin itu orang-orang di sini dalam tidak menyampah," katanya.
Selain itu, Kota Jeddah bagi Arawinda juga meninggalkan kesan tersendiri.
Menurutnya, kota tua di Arab Saudi ini memiliki pesona dan suasana yang indah, terutama pada arsitektur bangunan-bangunan di kota ini.
Baca juga : Film Dokumenter Jennifer Lopez akan Jadi Pembuka Festival Film Tribeca
"Jeddah itu kayak kota kecil, mungkin karena nggak ada kemacetan jadi di sini semuanya gampang diakses. Jadi aku pikir, kalau misalnya Anda sempat ke Jeddah just go everywhere. Tengok kiri, ada laut, tengok kanan ada ini, ada itu," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Yuni menjadi salah satu film yang banyak diperbincangkan sejak akhir 2021. Ceritanya menjadi potret kehidupan perempuan muda di kota-kota kecil di Indonesia dengan dilema mereka.
"Saya memperlihatkan perempuan sebagai perempuan, dengan jujur apa adanya, bukan sesuatu yang kemudian heroik sekali."
Arawinda juga mengaku tidak ragu ketika memainkan adegan tabu sebab menurutnya hal tersebut merupakan bagian dari apa yang ingin disuarakan film Yuni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved