Selasa 16 Februari 2021, 10:15 WIB

Ajak Perempuan Indonesia Bergaya Sambil Berinvestasi

Eni Kartinah | Hiburan
Ajak Perempuan Indonesia Bergaya Sambil Berinvestasi

Dok.Pribadi
Prilly Latuconsina (kedua dari kanan) saat peluncuran produknya.

 

BERPROFESI sebagai aktris sepertinya belum memuaskan  Prilly Latuconsina untuk berkreasi. Terbukti ia meluncurkan brand perhiasan emas dengan nama ILY Gold. Koleksi perhiasan ILY Gold menggabungkan natural gemstone dan kadar emas pas standar SNI9 Karat atau 37.5%.  Dengan menghadirkan tampilan desain dengan gaya stylish, modern, daily wear, dan fun, setiap koleksi ILY Gold dikembangkan dari cerita kehidupan perempuan muda dengan konsep limited edition.

Diluncurkan secara virtual di akun Youtube ILY Gold, ILY Gold akan meluncurkan dua koleksi perhiasan untuk peluncuran perdana, yaitu Think Pink dan Be With You. Sebagai rangkaian dari peluncuran perdana, ILY GOLD juga memberikan teaser koleksi-koleksi perhiasan emasnya.

Baca juga: Emas Naik Lagi karena Dipicu Ketakutan Resesi

“Aku termasuk generasi muda yang tidak bisa lepas dari perhiasan. Kenapa akhirnya aku meluncurkan ILY Gold, karena pada dasarnya aku sangat menyukai perhiasan. Selain itu emas memiliki harga yang cenderung naik, apalagi perhiasan dengan kadar emas pas standar SNI bisa dijadikan investasi jangka panjang. Saat ini image perhiasan emas adalah sesuatu yang mewah. Dengan ILY Gold, aku mengembangkan perhiasan emas dengan konsep daily wear yang belum ada di Indonesia. Harga produk juga sangat terjangkau dimulai dari Rp700 ribu per produknya dengan sertifikat asli kadar emas pas,” cetus Prilly Latuconsina.
    
Koleksi perdana ILY Gold terdiri dari dua koleksi dengan menggunakan natural gemstone Rose Quartz, batu alami quartz berwarna pink dengan kualitas terbaik yang berasal dari special selection. Karena warna alaminya berwarna pink, Rose Quartz diasosiasikan sebagai batu universal love.

Menurut Jennifer Heryanto, CEO PT Sentral Kreasi Kencana, keseluruhan koleksi ILY Gold diproduksi oleh mereka dan sudah tersertifikasi kadar emas pas SNI dari Kementerian Perindustrian yang seluruhnya merupakan produksi dalam negeri.

"Setiap produk ILY Gold yang dihasilkan oleh PT Sentral Kreasi Kencana merupakan perhiasan emas 9 karat dengan kadar emas pas sebesar 37,5% yang diproduksi dengan kualitas terbaik setara perhiasan berlian. Setiap bulan, kami akan mengeluarkan desain baru dengan jumlah terbatas dan tidak diproduksi kembali sehingga setiap produk yang dikeluarkan adalah limited edition dan tidak pasaran,” cetus Jennifer.

“Melalui ILY Gold, kami ingin memberi semangat perempuan mudau ntuk selalu percaya diri, fun, dan be who you are. Tagline dari ILY GOLD sendiri – Say It With I Love You – mengajak para kawula muda untuk lebih berani mengekspresikan diri dan rasa sayang kepada orang terkasih dengan sesuatu yang mempunyai durability tinggi  sekaligus untuk investasi jangka panjang. Semoga  tahun ini keadaan semakin membaik, kita semua selalu sehat dan dapat beraktivitas normal kembali. Untuk ILY Gold, semoga produknya dapat disukai masyarakat sebagai hasil karya anak bangsa yang menjadi kebanggaan dalam negeri dan dapat, menjadi trendsetter dalam produk perhiasan emas,” ujar Prilly Latuconsina. (RO/A-1)

Baca Juga

Ist

16 Band Lolos Ke Semifinal TPJF International Online Jazz Competition

👤Widhoroso 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:01 WIB
KOMPETISI jazz bertajuk TPJF International Online Jazz Competition kini memasuki babak...
DOK MI.

Enam Syuting Maut dalam Tragedi Film Hollywood

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 19:35 WIB
Kita kembali teringat enam kecelakaan mematikan saat pembuatan film yang lain. Apa saja...
AFP/Angela Weiss.

Alec Baldwin Bunuh Wanita saat Syuting dengan Pistol Properti

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 14:19 WIB
The Santa Fe New Mexico menerbitkan foto-foto Baldwin dengan wajah tampak putus asa yang katanya diambil di tempat parkir set setelah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya