Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
TIKTOK akan mengajukan gugatan atas kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal transaksi antara aplikasi video pendek dengan perusahaan induknya, ByteDance. Paling cepat, tiktok akan menyampaikan gugatan pada Senin (24/8).
Sebelumnya, tiktok mengaku telah mencoba mencari solusi bersama dengan pemerintah AS selama hampir satu tahun, namun menghadapi kurangnya proses hukum dan pemerintah tidak memperhatikan fakta, pihak tiktok akan melanjutkan melalui sistem peradilan.
"Untuk memastikan bahwa supremasi hukum tidak diabaikan dan perusahaan serta pengguna kami diperlakukan dengan adil, kami tidak punya pilihan selain menantang perintah eksekutif melalui sistem peradilan," kata juru bicara tiktok.
Baca juga: Tiktok Hapus 380 Ribu Video Berkonten Kebencian di AS
Pada 14 Agustus, Trump mengeluarkan perintah agar ByteDance memberikan waktu 90 hari untuk mendivestasi operasi tiktok di AS. ByteDance telah melakukan sejumlah pembicaraan menenai potensi akusisi, termasuk dengan Microsoft dan Oracle.
Sementara tiktok menjadi viral di kalangan remaja, pemerintah AS khawatir informasi pengguna dapat diteruskan ke pemerintah Tiongkok. Tiktok telah membantah tuduhan tersebut.(Ant/OL-5)
Tak heran, banyak kreator mulai membagikan konten gameplay Mobile Legends lewat siaran langsung. Jika kamu tertarik mencobanya, berikut cara live Mobile Legends di TikTok
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved