Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI senior Iwan Fals menanggapi adanya ujaran Indonesia Trserah terkait pandemi Covid-19. Penyanyi lagu "Bento" itu mengatakan saat masa sulit seperti sekarang ini dibutuhkan kolaborasi banyak pihak untuk membuat pandemi virus korona berlalu.
"Semoga cepat berakhir. Apalagi sekarang lagi ramai 'Indonesia terserah'. Terserah intinya bukan berarti menyerah pada keadaan," kata Iwan Fals dalam siaran langsung melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (22/5).
"Manusia itu kan Khalifah di muka bumi, pemimpin di muka bumi, bagaimana pemimpinnya kalau menyerah. Paling tidak jadi tauladan buat keluarga masing-masing," tambahnya.
Iwan Fals mengatakan bahwa pandemi virus korona juga merupakan masalah yang dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia. Untuk itu, dia juga berpesan kepada masyarakat berhati-hati dan mematuhi imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Dia juga menyampaikan pesan dan dukungan kepada semua tenaga medis yang telah berjuang di masa pandemi virus korona saat ini.
"Mudah-mudahan ikhtiar kita jadi ibadah lewat caranya masing-masing. Seperti saya nyanyi, atau teman-teman di medis itu kan perjuangan semua," imbuhnya.
Dia juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak menyerah untuk melewati masa sulit pandemi virus korona yang terjadi pada saat ini. (OL-12)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved