Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSEP kopi keliling (mobile) dengan cita rasa kopi ala kafetaria ditawarkan Kopi Jago. Selain beradu rasa, Kopi Jago juga menjanjikan edukasi tentang kopi yang disajikan para barista terlatih.
CEO Kopi Jago Yoshua Tanu mengatakan sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia, di Indonesia saat ini muncul bisnis kopi baru. Hal itu terbukti dengan peningkatan bisnis kopi dalam tiga tahun terakhir, mulai kopi keliling hingga kedai-kedai kopi.
"Melihat tren kopi kekinian, Jago melihat peluang pasar untuk masuk ke dalam bisnis itu. Namun, Jago juga harus menciptakan sesuatu yang berbeda dari pelaku bisnis yang lebih dulu ada," ungkap Yoshua di Depot Jago, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, fokus bisnis kopi kekinian lebih mengedepankan perasa dari berbagai gula. Sayangnya, ada sesuatu yang hilang dari tren penjualan kopi kekinian, yakni para barista tidak bisa menginformasikan pada pembeli apa yang mereka sajikan. Padahal, bagi sebagian penikmat kopi, informasi itu sangat berharga.
"Tiap barista yang saya tanya sekarang mereka tidak paham apa yang mereka berikan. Ini sangat disayangkan. Ada yang hilang dari komunikasi tersebut. Padahal, kita bisa mengapresiasi sejarah kopi di Indonesia dengan komunikasi tesebut," jelas Yoshua.
Salah satu barista terbaik Indonesia ini mengatakan teknik pemasaran Jago Kopi ialah dengan mengedepankan konsep kopi keliling dengan sepeda listrik. Barista terlatih akan menghampiri pusat keramaian dan menyajikan kopi yang dibuat langsung di depan mereka.
Tak hanya itu, pelanggan juga bisa memesan kopi melalui aplikasi Jago yang akan disediakan dalam dua pekan ke depan. Dari aplikasi tersebut juga bisa dilihat di mana saja titik para barista Jago terdekat dengan lokasi para konsumen saat itu.
"Jago adalah the first fully electric mobile cafe di Indonesia. Pelanggan dapat memesan kopi melalui aplikasi Jago. Akan ada jagopreneur yang akan mendatangi pemesan dengan menggunakan sepeda listrik, bahkan ongkos kirimnya gratis," jelas dia.
Mitra Jago
Untuk menjadi mitra Kopi Jago, lanjut Joshua, para calon jagopreneur hanya perlu mengajukan diri melalui tahap wawancara serta bersedia mengikuti pelatihan selama tiga hari. Pelatihan yang akan diberikan meliputi pelatihan soal kopi di hari pertama, kemudian hospitaly service hari berikutnya, dan hari ketiga training menaiki sepeda listrik yang didesain khusus sebagai mobile electric service Jago.
"Hari keempat, mitra sudah bisa langsung shutling ke lokasi yang ada," kata dia.
Menjadi pengusaha Kopi Jago, Yoshua mengatakan pihaknya menerapkan sistem bagi hasil. Penghasilan para jagopreneur murni masuk ke rekening mereka sekitar 85% hingga 90%.
Hingga saat ini, Jago memiliki 50 carts untuk 50 orang jagopreneur. Rencananya, Jago akan mencari investor baru untuk menambah jumlah carts menjadi sekitar 250.
Untuk pilihan menu, Jago menawarkan tiga varian, yakni kopi panas yang diseduh di depan konsumen dengan menggunakan teknik manual brew, es kopi susu dengan menggunakan fresh coconut sugar, dan cold brew Tanah Airku.
Salah satu juara Indonesia Barista Championship Mikael Jasin mengatakan, rasa dari varian kopi bergantung pada proses awalnya. Ada kopi yang memiliki rasa sedikit manis, seperti varian Indonesia Mandheling Sumatra dan varian Flores Manggarai yang memiliki rasa sedikit fruity.
Kalau di Jago, untuk menu manual brew bisa dipilih di antara varian ini," kata dia. (Gan/S-2)
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo Jember mampu memperluas skala bisnis hingga menembus pasar ekspor komoditas kopi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved