Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WARNER Bros, Selasa (24/9), membantah film Joker menggambarkan musuh Batman itu sebagai pahlawan. Hal itu diungkapkan Warner Bros setelah munculnya surat terbuka dari keluarga korban penembakan di Bioskop Aurora yang mengkritik film tersebut.
Film Joker yang dibintangi Joaquim Phoenix digadang-gadang sebagai kandidat pemenang penghargaan Piala Oscar namun memicu kekhawatiran karena menggambarkan gangguan mental dan kekerasan.
Pemutaran perdana film itu pada bulan depan berlangsung tujuh tahun setelah seorang pria melepaskan tembakan di dalam bioskop di Aurora, Colorado di pemutaran perdana film Batman menyebabkan 12 orang tewas dan 70 lainnya terluka.
Keluarga dan teman para korban penembakan itu merilis surat terbuka pada Selasa (24/9).
Baca juga: Downtown Abbey Puncaki Box Office
"Ketika kami mendengar Warner Bros merilis film berjudul Joker yang mengisahkan karakter protagonis dengan jalur cerita penuh simpati, kami tercekat," tulis mereka.
Film itu menggambarkan Joker sebagai seorang pria muda yang depresi tengah berusaha membangun karier sebagai stand up comic. Namun, dia selalu ditolak masyarakat sehingga beralih menjadi penjahat yang penuh kekerasan.
Dalam surat mereka, keluarga dan teman Aurora menggarisbawahi bahwa tragedi yang mereka alami dilakukan oleh seorang individu yang merasa dilukai oleh masyarakat.
Meski tidak mengecam film Joker, mereka meminta Warner Bros untuk menggunakan pengaruh mereka untuk mendorong reformasi kepemilikan senjata api di Amerika Serikat (AS).
Dalam tanggapannya, Warner menegaskan baik Joker maupun film itu bukanlah promosi untuk kekerasan di dunia nyata.
"Kami sama sekali tidak pernah menjadikan karakter itu sebagai pahlawan," tegas Warner.
Warner menyebut kekerasan senjata api sebagai masalah besar dan mengaku telah memberikan sumbangan kepada para korban kekerasan senjata api. (AFP/OL-2)
Kesaksian baru mengungkap detik-detik penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Otoritas Minnesota gugat pemerintahan Trump atas dugaan penghilangan barang bukti.
Analisis video CNN mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus penembakan Alex Pretti. Agen federal tampak telah mengamankan senjata sebelum tembakan fatal beruntun terjadi.
Video terbaru mengungkap kronologi penembakan Renee Nicole Good oleh agen ICE di Minneapolis. Korban sempat berkata “saya tidak marah” sebelum ditembak.
Penembakan yang menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu lalu kini menjadi sorotan tajam publik dan aparat penegak hukum.
Wali Kota Minneapolis menuding pemerintahan Trump menutup fakta penembakan warga oleh agen ICE dan mendesak penyelidikan independen di tengah protes nasional.
Presiden Trump mengklaim penembakan wanita oleh petugas ICE di Minneapolis adalah bela diri, sementara Gubernur Tim Walz menyebut narasi tersebut sebagai propaganda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved