Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBULAN pascatsunami Selat Sunda, Riefian Fajarsyah, vokalis Seventeen, mengumumkan proyek film dokumenter mengenai perjalanan 20 tahun band tersebut. Riefian alias Ifan adalah satu-satunya personel grup yang selamat dalam bencana alam tersebut.
Pihak manajemen Seventeen memastikan kabar itu. Namun menurut manajer Seventeen, proyek film masih dalam tahap sangat awal. Mereka belum tahu gambaran cerita dan rencana perilisan.
"Ini sedang proses pengerjaan. Kami belum tahu bagaimana ceritanya," kata Aconk, manajer Seventeen.
"Kami masih belum tahu (soal perilisan), masih diajukan ke beberapa platform. Masih tahap awal banget," imbuhnya.
Sebelumnya, Ifan membagikan postingan foto dan cerita di Instagram tentang proyek ini.
Dalam foto pertama, tampak dirinya sedang berdua bersama mendiang istri, Dylan Sahara.
Baca juga: Abdul Qodir Jaelani Gantikan Ayahnya di Reuni Dewa 19
Menurut Ifan, potret ini diambil drummer Windu Andi sekitar 20 menit sebelum tsunami menerjang Tanjung Lesung pada 22 Desember 2018.
"Ternyata sebelum kepergiannya, Mas Andi masih sempat mengabadikan kami berdua lewat kamera yang sangat disayanginya itu," tulis Ifan dalam postingan Instagram (@ifanseventeen) pada Selasa (29/1) malam.
Kartu memori kamera milik Andi berhasil diselamatkan. Dari situ, mereka menemukan ternyata banyak foto dan video momen-momen terakhir Seventeen sebelum tsunami.
Rencananya, berkas ini akan menjadi materi film dokumenter bersama arsip lain dari Seventeen selama 20 tahun.
"Semoga dilancarkan proses film ini demi kenangan kebersamaan kami bersama, termasuk aku dan istriku Dylan Sahara," tulis Ifan.
Film itu diproduksi oleh Mahakarya Pictures, yang sebelumnya membuat Surau dan Silek (2017) serta Liam dan Laila (2018).
Upi Guava, yang dikenal sebagai sutradara video musik pop, akan menjadi sutradara. (Medcom/OL-2)
Pengumuman ini menandai babak baru bagi Celine Dion setelah empat tahun berjuang melawan Stiff Person Syndrome kondisi neurologis langka yang sempat melumpuhkan dirinya.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Melalui tur bertajuk Turn The Page in Asia, Sirup dijadwalkan menyambangi Seoul, Taipei, dan Bangkok pada musim panas ini.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved