Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BUSANA dengan aksen lipit yang terstruktur, hiasan unik, dan sentuhan monogram pada busana menghadirkan kesan glamor. Koleksi bertajuk Dawn of Dignity mencerminkan keberanian dan kekuatan, yang dihadirkan oleh jenama Tanah Air Buttonscarves. Kali ini, Buttonscarves menggandeng model Halima Aden di Runway Istanbul Modest Fashion Week 2024 (IMFW).
"Koleksi ini merepresentasikan martabat dan kebangsawanan setiap wanita yang memakainya," kata Chief Executive Officer Linda Anggrea pada Media Indonesia, Kamis (16/5).
Material yang digunakan diantaranya ialah kain kanvas denim, satin jacquard, dan jahitan tenun.
"Pakaian-pakaian ini melambangkan perjalanan untuk bangkit melampaui tantangan dengan martabat dan ketenangan," tambah Linda.
Buttonscarves kembali hadirkan gebrakan baru dalam campaign #ButtonscarvesGoesGlobal dengan menjadi Official Exclusive Partner untuk Istanbul Modest Fashion Week (IMFW). Acara yang berlangsung pada 25-27 April 2024 di Fişekhane-Gallery, Istanbul ini dihadiri dan dimeriahkan oleh brand-brand global ternama lainnya.
Tampil sebagai penutup, Buttonscarves mencuri perhatian dengan menggandeng ikon global dan supermodel hijab pertama dunia yaitu, Halima Aden yang berhasil mendobrak panggung fashion internasional. Hadirnya Halima Aden dalam runway Buttonscarves di IMFW 2024 ini menjadi representasi nyata dari visi dan misi Buttonscarves untuk go-global.
Baca juga : Ini Produk Audio Visual Lokal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Tinggi
Sebagai Official Exclusive Partner untuk Istanbul Modest Fashion Week, Buttonscarves juga menyelenggarakan Welcoming Night di lokasi iconic Istanbul yaitu Ciragan Palace Kempinski. Acara ini dihadiri oleh global influencers ternama dan brand - brand internasional yang juga berpartisipasi dalam acara IMFW 2024.
Menutup serangkaian campaign #ButtonscarvesGoesGlobal di Istanbul, Buttonscarves kembali menghadirkan Instalasi ikonik raksasa mereka, The Giant Britney Bag di lokasi strategis yang memperlihatkan keindahan kota Istanbul dan menghadap langsung ke Selat Bosphorus. Menghiasi landmark kota Istanbul dengan kemegahannya, instalasi ini memiliki ukuran tinggi 4,5 meter, lebar 1,9 meter, dan panjang 1,5 meter. Berwarna Viva Magenta yang mencolok, warna ini mencerminkan semangat Buttonscarves untuk menjadi global brand.
"Menjadi Official Exclusive Partner dari IMFW 2024 dan berkolaborasi dengan Halima Aden merupakan perwujudan dari visi kami terkait #ButtonscarvesGoesGlobal, yang mana kami bertekad menjadi leading global brand yang dapat merangkul dan menginspirasi seluruh perempuan di berbagai belahan dunia. Tentunya kegiatan ini tidak lengkap tanpa hadirnya instalasi raksasa yang sudah menjadi ciri khas dari aktivasi #ButtonscarvesGoesGlobal, kali ini kami memilih lokasi dekat Bosphorus Strait yang menjadi pusat destinasi di Istanbul," ungkap Linda.(M-3)
Sebelumnya, kampanye #ButtonscarvesGoesGlobal telah menghadirkan Giant Bag Installation di berbagai negara diantaranya ialah New York, London, Paris, hingga Kuala Lumpur. Baru-baru ini, Buttonscarves juga menghadirkan Modest Fashion Exhibition di Orchard Singapura dan mem-branding Uncle Chieng’s One Dollar Ice Cream di sepanjang Orchard Road dengan logo Bimu Monogram. Desainnya yang eye-catching dan menarik, telah menarik setiap orang yang melihatnya.
Dengan semangat #ButtonscarvesGoesGlobal, Buttonscarves berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi industri mode, melanjutkan misinya untuk menjadi salah satu leading brand yang dikenal secara mendunia, dan menginspirasi seluruh perempuan.
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Ia menilai antusiasme pelaku UMKM maupun masyarakat menunjukkan bahwa produk kreatif Tangsel semakin diterima dan dibanggakan selama empat hari pelaksanaan festival.
Mengusung tema Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries, TEI tahun ini menyoroti potensi produk lokal yang semakin diminati pasar global.
DJKI laporkan 564 merek kolektif koperasi terdaftar, memperkuat perlindungan produk lokal dan mendukung kemandirian ekonomi bangsa sesuai program Presiden Prabowo.
Festival ini mengusung tema “Literasi & Pameran Kearsipan 5 Abad Jakarta: Lo Jual Gue Beli” dan akan berlangsung pada 14-22 Oktober 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved