Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Waktunya Pengusaha Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Insi Nantika Jelita
04/4/2026 21:38
Waktunya Pengusaha Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik
Ketua Umum HIPMI Akbar Buchari(Dok HIPMI)

HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 sebagai momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi. Agenda tersebut juga sekaligus memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi nasional.

Mengusung tema Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional, Munas HIPMI 2026 diarahkan untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam membangun ekonomi yang resilien, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Umum HIPMI Akbar Buchari menegaskan Munas 2026 bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkuat posisi pengusaha muda sebagai aktor strategis dalam perekonomian nasional. Mengingat kondisi geopolitik global menjadi tantangan dalam perekonomian nasional.

“Munas HIPMI 2026 bukan sekadar proses regenerasi kepemimpinan, tetapi momentum strategis memperkuat posisi pengusaha muda. Di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks, pengusaha muda Indonesia tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Waktunya konsolidasi hadapi tantangan geopolitik," ungkap Akbar dalam keterangan resmi.

HIPMI, lanjutnya, memandang pengusaha muda harus mengambil peran lebih aktif, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong agenda pembangunan nasional, termasuk dalam mendukung Asta Cita.

"Melalui Munas HIPMI 2026, kami ingin menegaskan pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari solusi dan pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” ujar Akbar.

Senada, Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira berharap Munas HIPMI 2026 tak menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi titik tolak penguatan peran pengusaha muda dalam menjawab tantangan ekonomi global, mendorong investasi, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan nasional.

“Munas HIPMI 2026 dapat mempertegas arah organisasi ke depan dalam menciptakan lebih banyak pengusaha muda baru, bukan hanya dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas," ungkap Anggawira.

HIPMI diharapkannya dapat menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya pengusaha muda baru yang berkualitas, naik kelas, dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional. Langkah ini juga sejalan dengan program prioritas pemerintah, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, digitalisasi UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi hijau, serta peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

HIPMI memandang keberhasilan Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidak mungkin dicapai tanpa lahirnya lebih banyak pengusaha muda baru yang produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. 

"Kita tidak hanya bicara soal jumlah entrepreneur, tetapi bagaimana melahirkan pengusaha yang kuat secara mental, profesional dalam tata kelola usaha, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat global," jelasnya.

Dari sisi tata kelola, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI 2026, Tri Febrianto Damu, memastikan seluruh proses berjalan profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Steering Committee memastikan mekanisme Munas berjalan sesuai AD/ART secara profesional dan transparan. Tahapan akan mencakup penjaringan, verifikasi, hingga pemilihan Ketua Umum secara demokratis," jelas Tri.

Adapun persyaratan umum calon Ketua Umum antara lain memiliki rekam jejak kepengurusan di HIPMI, aktif sebagai pengusaha, 41 ke bawah, mendapatkan dukungan dari lima BPD (Badan Pengurus Daerah), serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas HIPMI 2026 Arief Satria Kurniagung menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara komprehensif. Rencananya, Munas akan diselenggarakan pada Juni 2026, yang sekaligus bertepatan dengan momentum Hari Kewirausahaan Nasional, sebuah simbol penting bagi semangat dan peran kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

“Munas HIPMI 2026 akan menjadi momentum konsolidasi terbesar pengusaha muda Indonesia. Ribuan pengusaha muda dari seluruh daerah akan berkumpul dalam satu forum strategis," ucapnya.

Pihaknya mengharapkan kehadiran Presiden untuk penguatan sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda, sekaligus menegaskan bahwa UMKM dan kewirausahaan adalah fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya