Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Mentan Jamin Pangan di Tengah Ancaman El Nino, Klaim Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Lina Herlina
26/3/2026 14:51
Mentan Jamin Pangan di Tengah Ancaman El Nino, Klaim Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah RI
Ilustrasi(MI/LINA HERLINA)

DI tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga enam bulan ke depan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan kabar yang menenangkan. 

Dalam sebuah pernyataan usai membuka kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, ia memastikan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi paling aman sepanjang sejarah Republik Indonesia, dengan cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan.

Menteri Pertanian mengungkapkan keyakinannya bahwa ketahanan pangan nasional tidak akan terganggu oleh musim kemarau panjang yang dipicu El Nino.

“Stok kita, cadangan di gudang Bulog, di lapangan, itu cukup untuk 10 bulan ke depan. Saya ulangi, stok kita hari ini cukup untuk 10 bulan ke depan,” tegas Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Kamis (26/3).

Menurut perhitungannya, dengan stok yang mencapai angka rekor, pemerintah mampu melewati masa darurat kekeringan yang diperkirakan hanya berlangsung selama 6 bulan.

Yang membuat pernyataan ini begitu signifikan adalah besaran angka yang disampaikan. Mentan menyebutkan bahwa cadangan beras saat ini merupakan yang tertinggi yang pernah dimiliki Indonesia sejak era kemerdekaan.

“Stok kita tertinggi hari ini, itu 4,2 juta ton. Bulan depan itu akan menjadi 5 juta ton. Tidak pernah terjadi stok seperti itu selama Republik Merdeka,” ungkapnya.

Selain cadangan yang sudah tersimpan, pemerintah juga menghitung potensi panen yang akan terus berlangsung. 

Ia memproyeksikan minimal terdapat produksi 2 juta ton per bulan selama 7 bulan ke depan, menambah total cadangan hingga 14 juta ton yang diprediksi mampu menutupi kebutuhan hingga Mei tahun depan.

Koordinasi Langsung Presiden

Pernyataan itu lahir setelah Mentan mendapatkan panggilan langsung dari Presiden Prabowo pada malam sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, ia membeberkan bahwa perhitungan stok sudah dilakukan secara matang, termasuk memperhitungkan masa tanam pada bulan April, Mei, hingga Desember mendatang.

“Tadi malam dipanggil Bapak Presiden menghadap. Kami sudah hitung baik. Ini belum dihitung yang ditanam pada bulan April, Mei, Juli sampai dengan Desember. Jadi aman,” jelasnya.

Di sela-sela pemaparannya, Mentan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) serta para pemangku kepentingan yang hadir. 

Ia mencatat kehadiran tujuh gubernur, Wakil Menteri, serta anggota DPR RI sebagai bukti soliditas kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi potensi krisis pangan.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasinya. Ini luar biasa,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya