Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan mobilitas masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data terbaru hingga H-8 Lebaran, tercatat sebanyak 126.276 pemudik telah meninggalkan Pulau Jawa menuju Sumatera melalui lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni.
Data dari Posko Merak yang mencakup layanan di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara menunjukkan bahwa total penumpang tersebut terakumulasi sejak periode H-10 hingga H-8. Selain penumpang, jumlah kendaraan yang telah menyeberang mencapai 31.390 unit.
Meski pelabuhan mulai dipadati kendaraan, Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengungkapkan bahwa secara statistik terdapat penurunan volume dibandingkan periode yang sama tahun 2025. "Total penumpang turun 18,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 155.161 orang. Sementara total kendaraan juga turun 13 persen dari realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit," jelas Heru dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).
Penurunan ini diduga dipengaruhi oleh distribusi waktu mudik masyarakat yang lebih awal atau penggunaan moda transportasi lain yang semakin beragam di tahun 2026.
Untuk menjaga kelancaran arus penumpang, ASDP menyiagakan 28 hingga 33 kapal per 24 jam. Perusahaan juga menerapkan pola operasional Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mempercepat durasi bongkar muat di dermaga.
Informasi Penting: ASDP memberlakukan kebijakan "Single Tarif" selama periode Angkutan Lebaran 2026. Tarif dermaga eksekutif dan reguler disamakan untuk mendorong pemerataan penggunaan tujuh dermaga yang tersedia di Merak, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di satu titik tertentu.
Sementara itu, arus dari arah sebaliknya (Sumatera ke Jawa) melalui Pelabuhan Bakauheni juga mulai bergerak. Tercatat sebanyak 97.385 penumpang dan 23.018 kendaraan telah menyeberang menuju Jawa. Angka ini juga menunjukkan tren penurunan tipis dibandingkan tahun lalu.
Pihak otoritas pelabuhan memprediksi puncak arus mudik akan tetap terjadi pada tanggal 16 hingga 17 Maret 2026. Pemudik diimbau untuk telah memiliki tiket minimal 24 jam sebelum keberangkatan melalui aplikasi Ferizy guna menghindari antrean di luar area pelabuhan.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 111.589 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa, turun 11%
Di Merak, pengaturan dilakukan melalui Rest Area KM 43, KM 68, serta Jalan Lingkar Selatan (JLS)
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Data ASDP menunjukkan, pada H+2 atau 23 Maret 2026, sebanyak 3.539 orang merupakan penumpang pejalan kaki, sedangkan 7.888 lainnya adalah penumpang di dalam kendaraan.
Terungkap faktor penyebab macet 36 KM di Gilimanuk: Panic crossing jelang Nyepi hingga hambatan di jalur SPBU. Simak analisis dan update terbaru dari ASDP!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved