Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 di Sumatera Utara dengan melakukan perjalanan darat dari Medan menuju Tapanuli Selatan, Minggu (8/3). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jaringan jalan nasional siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang arus mudik.
Dalam kunjungan tersebut, Dody juga memantau penanganan sejumlah ruas jalan nasional yang sebelumnya terdampak banjir bandang dan longsor pada November 2025. Melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Kementerian PU telah melakukan penanganan pada 39 titik longsor serta dua jembatan terdampak bencana.
Penanganan yang dilakukan meliputi stabilisasi lereng, perkuatan tebing, pelebaran badan jalan, perbaikan drainase, hingga pembangunan kembali jembatan yang rusak. Berbagai metode teknis diterapkan, seperti pemasangan borepile, shotcrete lereng, soil nailing, serta rekayasa ulang trase jalan di lokasi dengan tingkat kerawanan tinggi.
Perjalanan peninjauan dimulai dari Medan sekitar pukul 09.00 WIB. Rombongan kemudian memasuki ruas Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat menuju Pematang Siantar, yang menjadi jalur strategis menuju kawasan Danau Toba serta wilayah Tapanuli.
Ruas tol tersebut merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Sumatera dengan panjang total 136,8 kilometer yang dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha oleh PT Hutama Marga Waskita.
Setelah keluar tol di Pematang Siantar, rombongan melanjutkan perjalanan melalui jalan nasional menuju Parapat. Di ruas Pematang Siantar–Parapat, Dody juga meninjau titik longsoran serta pekerjaan preservasi jalan untuk memastikan jalur tetap aman menjelang arus mudik Lebaran.
Perjalanan dilanjutkan menuju wilayah Tapanuli melalui koridor Tarutung–Sibolga yang menjadi jalur penting penghubung kawasan Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah hingga Tapanuli Selatan.
Salah satu titik yang ditinjau berada di Desa Lobu Pini, Kecamatan Adian Koting, pada ruas Tarutung–Sibolga. Di lokasi tersebut Kementerian PU tengah melakukan pekerjaan preservasi jalan sekaligus pembersihan material longsor akibat bencana pada November 2025.
“Ruas jalan nasional dari Medan menuju Sibolga sudah siap menghadapi arus mudik mulai H-7 Lebaran,” kata Dody dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (9/3).
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan, terutama di wilayah Tapanuli Utara menuju Sibolga yang berpotensi mengalami longsor susulan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian PU telah menempatkan sejumlah alat berat di titik-titik rawan guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan di lapangan.
“Jika terjadi longsor, pembersihan langsung dilakukan saat itu juga. Selain itu, kami menempatkan sejumlah alat berat untuk mempermudah proses pembersihan material,” ujarnya.
Pemerintah juga menyiapkan posko penanganan di beberapa titik guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan di ruas jalan nasional. Saat ini akses Tarutung–Sibolga tetap terjaga melalui jalur alternatif Tarutung–Rampa–Poriaha.
Sementara itu, segmen Sibolga–Tarutung melalui Batu Lobang yang sebelumnya mengalami longsor sepanjang sekitar 70 meter kini telah dapat dilalui kendaraan roda empat dengan pengaturan waktu melintas.
Secara keseluruhan, Kementerian PU melalui BBPJN Sumatera Utara melakukan penanganan sepanjang 131,19 kilometer ruas jalan nasional pada koridor perbatasan Aceh hingga Kota Sibolga serta jalur Rampa–Poriaha–Mungkur.
Selain itu, koridor Sibolga–Batang Toru kini telah kembali fungsional setelah pemasangan dua unit jembatan Bailey di Sungai Garoga untuk menjaga kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
“Kami juga mengimbau para pemudik agar mempersiapkan kendaraan dengan baik. Selain itu, kondisi fisik juga harus dijaga agar perjalanan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” pungkas Dody. (H-1)
WACANA yang dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait peralihan kewenangan sejumlah jalan nasional ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dinilai kurang tepat.
Langkah strategis ini mencakup penanganan infrastruktur permanen di Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.
Menko PMK Pratikno menyampaikan perkembangan penanganan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus mempercepat pemulihan akses jalan nasional di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak banjir bandang.
Jembatan Cikaleho dipasang di jalan nasional penghubung Ciamis menuju arah Cirebon tepatnya berada di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved