Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Alasan Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa : Jangan Mematikan Usaha Rakyat

Media Indonesia
26/2/2026 09:33
Alasan Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa : Jangan Mematikan Usaha Rakyat
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto meninjau peternakan ayam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ranjeng di Kabupaten Serang, Banten, Selasa (24/2/2026)(ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nz)

MENTERI Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes Yandri Susanto berniat menyetop izin baru pendirian Alfamart dan Indomart agar program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bisa berjalan. Mendes mengaku ada keluhan khususnya pedagang toko kelontong di pedesaan yang kalah bersaing dengan minimarket.

"Untuk minimarket-minimarket seperti Indomaret, Alfamart, silakan jalan. Saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang saya minta ditutup itu izin baru," ujar dia genda Kolaborasi Kopdes Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, beberapa waktu lalu, dikutip Kamis (26/4).

Mendes mengatakan kehadiran minimarket ke desa-desa jangan sampai mematikan usaha-usaha rakyat. Menurutnya pemilik toko di desa kalah apabila berkompetisi dengan jaringan retail.

Menurut Mendes  Astacita ke-6 Presiden Prabowo yakni pemerataan ekonomi desa melalui  program Kopdes Merah Putih.

Pasalnya, kata Mendes, keuntungan Kopdes setidaknya sebesar 20 persen bisa menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD). Sedangkan, Sisa Hasil Usaha (SHU) dari koperasi itu dapat dikelola untuk masyarakat desa.

Seluruh pemangku kepentingan, menurutnya dapat bekerja sama dalam membangun ekonomi desa dan mencegah dampak sosial yang buruk dari derasnya urbanisasi.

Mendes Yandri mengatakan kelurahan dan kantor desa ada di garis depan pembangunan Koperasi Merah Putih.
  
"Untuk pemerataan ekonomi itu, Koperasi Desa Merah Putih adalah alat jitu dan akurat,memastikan pemerataan itu benar-benar ada," ujar dia. (H-4)

  

    

    

    



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya