Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Simbol Kuda dan Tradisi Imlek dalam Interpretasi Visual Kontemporer

Ihfa Firdausya
05/2/2026 23:58
Simbol Kuda dan Tradisi Imlek dalam Interpretasi Visual Kontemporer
Patung kuda sebagai simbol Shio Kuda untuk Imlek 2026.(Dok Maison Martell)

PERAYAAN Tahun Baru Imlek selalu sarat dengan simbol dan doa akan harapan baru. Memasuki Tahun Kuda 2026, makna tersebut kembali dihadirkan melalui berbagai interpretasi visual yang menekankan nilai keberanian, kebebasan, dan semangat untuk terus melangkah maju, karakter yang lekat dengan shio kuda dalam budaya Tiongkok.

Dalam konteks perayaan Imlek 2026, simbol kuda tidak hanya dimaknai sebagai penanda zodiak tahunan, tetapi juga sebagai representasi perjalanan, ketekunan, dan energi yang dinamis. Nilai-nilai ini kemudian diterjemahkan ke dalam karya seni dan desain yang mengedepankan dialog antara tradisi dan ekspresi kontemporer.

Maison Martell, produsen cognac asal Prancis yang berdiri sejak 1715, menghadirkan perayaan Tahun Kuda 2026 melalui edisi terbatas yang menonjolkan pendekatan seni dan budaya. Terinspirasi dari keterkaitan historis antara Martell dan figur kuda, termasuk kisah pendirinya, Jean Martell, yang menjelajahi wilayah Cognac dengan berkuda, perayaan ini diwujudkan melalui desain visual yang sarat simbolisme.

Untuk mewujudkan interpretasi tersebut, Maison Martell menggandeng seniman asal Tiongkok, He Datian, yang dikenal melalui karya lukisan kudanya. Dengan teknik brush painting dan kaligrafi khas Tiongkok, He Datian menciptakan visual kuda yang seolah muncul dari karakter Mandarin yang membentuk nama Martell. Goresan kaligrafi ini merepresentasikan kekuatan, keberanian, dan harmoni antara manusia dan alam, nilai yang juga identik dengan semangat Tahun Kuda.

Pendekatan artistik ini diterapkan pada berbagai koleksi Martell edisi terbatas, dengan ilustrasi kuda yang disesuaikan untuk merefleksikan karakter masing-masing koleksi. Gerak kuda yang menderap, berdiri tegak, hingga melesat lincah dihadirkan sebagai metafora visual akan energi, dinamika, dan keanggunan. Sementara itu, pilihan warna seperti merah, biru elektrik, emas, dan perak digunakan untuk merepresentasikan vitalitas, kemeriahan, serta nilai keberuntungan yang erat dengan tradisi Imlek.

Selain melalui karya visual, perayaan Tahun Kuda 2026 juga dihadirkan dalam ruang publik. Menyambut Tahun Baru Imlek, Martell berpartisipasi dalam sejumlah Chinese New Year Fair di Jakarta, termasuk di Central Park Mall pada 3–8 Februari 2026 dan PIK Avenue pada 6–22 Februari 2026. Kehadiran ini dirancang untuk membawa pengalaman Imlek yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan interpretasi budaya yang mengedepankan nilai seni dan craftsmanship.

Marketing Manager Pernod Ricard Indonesia, Hendrik Simon, menyampaikan bahwa partisipasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi konsumen selama perayaan Imlek. “Merayakan Tahun Baru Imlek 2026, Martell ingin menghadirkan momen yang lebih personal bagi para konsumen melalui CNY Fair di Central Park dan PIK. Kami mengundang masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan cara yang istimewa, sembari mengeksplorasi rangkaian limited edition Martell yang sarat akan makna dan nilai craftsmanship tinggi,” ujarnya.

Melalui pendekatan seni, simbolisme shio, dan kehadiran di ruang publik, perayaan Tahun Kuda 2026 ini menempatkan Imlek sebagai momen apresiasi budaya. Tradisi tidak hanya dirayakan sebagai ritual tahunan, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat makna, memperkuat relasi, dan menerjemahkan warisan budaya ke dalam bahasa visual yang relevan dengan masyarakat urban masa kini. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik