Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia, memasang target pertumbuhan pendapatan moderat pada 2026 di kisaran 5% hingga 10%. Sasaran tersebut mencerminkan upaya perusahaan menjaga laju bisnis di tengah kompetisi ketat sektor properti dan perhotelan, dengan menitikberatkan pada aset produktif dan pendapatan berulang.
Dorongan utama pertumbuhan masih berasal dari monetisasi proyek residensial Antasari Place Tower 1 di Jakarta. Selain itu, perseroan mengandalkan tambahan arus kas dari 23 Semarang Shopping Center yang direncanakan mulai beroperasi pada paruh pertama 2026.
Ekspansi juga diarahkan ke luar Jawa. Perusahaan tengah menyiapkan pengembangan properti berkonsep low-density lifestyle di Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah itu dibaca sebagai strategi diversifikasi untuk menjangkau segmen pasar baru sekaligus mengurangi ketergantungan pada wilayah yang sudah jenuh.
Manajemen menargetkan porsi pendapatan berulang mencapai 75% dari total pendapatan konsolidasi pada 2026. Fokus tersebut menunjukkan pergeseran strategi perusahaan untuk membangun struktur pendapatan yang lebih stabil, terutama dari aset komersial dan perhotelan.
"Paradise Indonesia terus memperkuat struktur pendapatan dengan menjaga porsi recurring income di kisaran 70%, seiring pengembangan aset yang dilakukan secara konsisten," kata CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo dikutip pada Sabtu (31/1).
"Kami tidak hanya sebagai pemilik properti, tetapi juga aktif sebagai pengembang yang menciptakan nilai pengalaman dari properti ikonik milik kami," lanjutnya.
Sepanjang 2025, perusahaan melengkapi pengembangan Antasari Place dengan menghadirkan serviced apartment Citadines Antasari Jakarta dalam satu kawasan terpadu. Di Bandung, perluasan area 23 Paskal juga disebut berkontribusi pada perbaikan profitabilitas dan imbal hasil portofolio.
Dari sisi kinerja, INPP mencatat kenaikan pendapatan sekitar 50% pada Januari-September 2025 menjadi Rp1,31 triliun, dari Rp878,07 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sumber utama pendapatan masih ditopang bisnis hotel dan penjualan properti, dengan tambahan dari segmen manajemen properti serta pendapatan lain.
Laba bersih perusahaan pada akhir September 2025 tercatat naik sekitar 40% menjadi Rp393,83 miliar, dibandingkan Rp281,63 miliar setahun sebelumnya. Total aset juga meningkat menjadi Rp10,10 triliun, seiring liabilitas yang relatif menurun dan ekuitas yang menguat. (Z-10)
SWID menargetkan peningkatan pendapatan berulang melalui pembangunan hotel bintang lima terbarunya.
SWID catat lonjakan penjualan 270% di Q2 2025, dorong stabilitas baru. Fokus pada recurring income & diversifikasi perkuat fondasi jangka panjang.
Keberadaan pusat pendidikan, fasilitas kesehatan, kawasan komersial, serta akses yang semakin terkoneksi menjadikan Binong Karawaci sebagai kawasan yang diminati masyarakat urban.
LINKTOWN kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan meraih One Smile Club Award 2026 dari Sinar Mas Land.
Perpanjangan insentif PPN memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk merencanakan kepemilikan rumah
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Peluncuran rumah contoh menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung wujud hunian yang ditawarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved